Kunjungi Ranah Minang, Ini yang Dirindukan Istri Wapres

"Ambo satiok pulang kampuang (saya setiap pulang kampung), selalu pesan makan favorit. Yang paliang favorit Cangkuak bacampua cindawan (jamur)"
Istri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla (baju ungu) didampingi istri Gubernur Sumbar (tengah) menikmati masakan yang disajikan di Rumah Gadang Tanjuang Bonai (KLIKPOSITIF/ Cecep Jambak)

LINTAU, KLIKPOSITIF -- Istri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla pulang kampung ke Ranah Minang, Kamis 12 April 2018. Ajang pulang kampung itu, sekaligus menghadiri undangan gelaran Lintau Expo 2018.

Pantauan KLIKPOSITIF, menggunakan pesawat khusus kepresidenan BAe RJ 85, RI4 ini sampai di Bandara Internasional Minangkabau, sekitar pukul 8.40 wib.

Disambut Gubernur Sumbar, Pangdam I/BB, Kapolda, Danlantamal, serta Danlanud, Ibu Mufidah istirahat sejenak di VIP BIM, sebelum bertolak ke Nagari Tuo Pariangan, Kabupaten Tanah Datar.

Jelang Dzuhur, Ibu Mufidah yang didampingi, Ibu Nevi Zuaiarina Irwan Prayitno dan Ibu Wartawati Nasrul Abit, singgah istirahat, salat Dzuhur dan makan siang di Rumah Gadang Tanjuang Bonai. Rumah Gadang Tanjuang Bonai sendiri berada di Jorong Tanjuang Kaciak, Nagari Tanjuang Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara.

Layaknya kebanyakan perantau, Ibu Mufidah tampak menikmati keberadaan di rumah gadang tersebut. Selesai salat, Ibu Mufidah kemudian menyantap hidangan makan siang bajamba khas Minangkabau.

Ternyata, hal yang membuat rindu Ibu Mufidah akan tanah kampung adalah bertemu dengan beberapa jenis masakan kesukaannya. Diantaranya, Lado Ijau Goreng Jariang, Cangkuak Cindawan, Sampadeh Taruang, dan beberapa masakan yang terbuat dari Ayam Kampung. Hal itu diutarakannya, saat ngobrol santai dalam santap siang.

"Ambo satiok pulang kampuang (saya setiap pulang kampung), selalu pesan makan favorit. Yang paliang favorit Cangkuak bacampua cindawan (jamur)," ungkap Ibu Mufidah, yang tak segan berbahasa Minang ini pada rombongan yang hadir.

Dia menyebutkan, betapa sangat bangga mewarisi darah Minang. Sebab, selain Minang memiliki ... Baca halaman selanjutnya