Anak Harimau Masuk Perangkap, Ini Rencana BKSDA Sumbar

"Sejak tertangkap hingga Sabtu malam ini, harimau itu masih berada dalam kerangkeng"
Ilustrasi Harimau Sumatera (KLIKPOSITIF/Haswandi)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Seekor anak Harimau Sumatera masuk perangkap BKSDA Bukittinggi di kawasan Koto Tabang, Jorong Muaro, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Agam-Sumbar.

Baca : Anak Harimau Sumatera Masuk Perangkap di Kawasan Palupuah

Diperkirakan, harimau itu masuk perangkap antara pukul 05.00-09.00 WIB, Sabtu 14 April 2018.

Sejak tertangkap hingga Sabtu malam ini, harimau itu masih berada dalam kerangkeng.

Kepala Seksi Wilayah 1 BKSDA Sumatera Barat, Khairi Ramadhan menyebut, harimau itu direncanakan dievakuasi besok.

"Rencananya besok akan kita pindahkan. Namun kita ada opsi lain, tergantung kondisi harimau," ujar Khairi saat dikonfirmasi dari Bukittinggi.

BKSDA, sebut Khairi, akan memantau terlebih dahulu kondisi satwa mulai dari fisik dan usianya.

"Kalau masih kecil, untuk sementara belum akan kita evakuasi, namun kita akan pasang perangkap lagi di dekatnya untuk (menangkap) induknya," kata Khairi.

Jika harimau itu sudah cukup besar dan sehat, ia langsung akan dievakuasi dan dilepasliarkan di salah satu hutan di Sumatera Barat.

"Semuanya tergantung pemantauan besok hari," pungkasnya.

Sebelumnya BKSDA Bukittinggi memasang sebuah perangkap berupa kerangkeng di lokasi tersebut pada Rabu 11 April 2018.

Diperkirakan, ada tiga harimau berkeliaran di Palupuah yang terdiri dari seekor induk dan dua anak dan sering memangsa ternak warga.

[Hatta Rizal]