Harimau Masuk Perangkap, Warga Palupuah Masih Was-was Pergi ke Kebun

"Biasanya jam 5 sampai jam 6 belum pulang, sekarang jam 4 sudah pulang"
Suasana di Nagari Koto Rantang Palupuah (KLIKPOSITIF/Haswandi)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Masuk perangkapnya seekor anak harimau di kawasan Palupuah Agam membuat warga sekitar menjadi was-was untuk berladang. Mereka takut, karena diduga masih ada dua lagi harimau yang berkeliaran di kawasan kebun mereka.

Kata Anwar, warga Jorong Muaro Nagari Koto Rantang Kecamatan Palupuah Kabupaten Agam,  munculnya Harimau Sumatera ke kawasan perkebunan warga telah meresahkan warga. 

Ia menyebut, ada sekitar belasan ekor anjing yang telah dimangsa harimau. Meski demikian, ia mengaku belum melihat secara langsung munculnya harimau tersebut.

“Ada yang melihat (harimau) sekitar jam setengah tujuh (malam) dua ekor,” ujar Anwar, Minggu 15 April 2018.

Namun Anwar tidak bisa menggambarkan secara detail, karena yang melihat harimau itu bukan dirinya.

Meski demikian, Anwar mengaku akan tetap berladang, walau masih dihantui perasaan was-was.

“Lebih berhati-hati. Biasanya jam 5 sampai jam 6 belum pulang, sekarang jam 4 sudah pulang,” pungkas Anwar.

Sementara itu, Syafril Yani selaku Wali Nagari Koto Rantang menguatkan, dari informasi masyarakat ada 3 ekor harimau yang bekeliararan di area perkebunan warga.

“Yang tertangkap ini yang muda. Kemungkinan ada iduknya atau temannya,” ujar Syafril Yani.

Menurutnya, Harimau Sumatera ini pernah muncul di Jorong Sitingkai Nagari Koto Rantang pada tahun 2017 lalu. Saat itu, separuh badan seekor kerbau ternak warga habis dimakan harimau. (*)

Baca berita terkait : BKSDA Tunda Evakuasi Harimau yang Masuk Perangkap di Palupuah