DPD Golkar Sumbar Polisikan Wakil Bupati Sijunjung

"Jika dalam pemeriksaan saksi-saksi nantinya terbukti bahwa terlapor bersalah, barulah kasusnya dinaikkan ke tingkat penyidikan"
Kondisi jendela Sekretariat DPD Golkar Sumbar yang pecah saat Musda (Riki S/KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF - Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Sijunjung berakhir kisruh, setelah Arrival Boy yang merupakan Ketua DPD Golkar Sijunjung hasil Munaslub 2017, mengamuk dan menolak digelarnya Musda pemilihan pengurus DPD Golkar Sijunjung oleh DPD Golkar Sumbar.

Bahkan, penolakkan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Sijunjung itu, juga dibarengi dengan pemecahan kaca yang diduga dilakukan oleh massa dari Arrival Boy yang saat itu, berada di luar aula Sekretariat DPD Golkar Sumbar, yang merupakan tempat digelarnya Musda pemilihan pengurus DPD Golkar Sijunjung. 

Baca: Arrival Boy Mengamuk Saat Musda, Kaca Sekretariat DPD Golkar Sumbar Pun Pecah

Terkait dengan pemecahan kaca tersebut, membuat Arrival Boy harus berurusan dengan aparat kepolisian, setelah salah seorang kader Partai Gokar Sumbar bernama Mirkadri Miyar, melaporkan Arrival Boy ke Mapolresta Padang atas dugaan pengrusakan Sekretariat DPD Golkar Sumbar secara bersama-sama.

Dalam laporan bernomor LP/936/K/IV/2018/ SPKT Unit II itu, disebutkan bahwa Arrival Boy diduga telah melakukan pengrusakan Sekretariat DPD Golkar Sumbar dengan melempar pot bunga ke kaca jendela dan mengakibatkan tiga kaca jendela pecah, dan merusak mic dengan cara membantingnya ke lantai.

Selain itu, Arrival Boy juga dituduh tekah merusak meja tamu yang berada di Sekretariat DPD Golkar Sumbar dengan cara membalikkan meja tersebut, sehingga menyebabkan kaca meja pecah. Akibat pengrusakan yang dilakukan oleh Arrival Boy tersebut, DPD Golkar Sumbar mengalami kerugian Rp7,5 juta.

Terkait dengan laporan dugaaan pengrusakan Sekretariat DPD Golkar Sumbar itu, Kanit II SPKT Polresta Padang Ipda Tarmizi yang ditemui di ruang kerjanya, Minggu, 15 April 2018 malam, ... Baca halaman selanjutnya