Indonesia Dukung Perlindungan Dua Situs Warisan Budaya Dunia di Palestina

"Kami memandang pentingnya peran UNESCO dalam melindungi Kota Tua Jerusalem dan Tembok Jerusalem, serta upaya untuk rekonstruksi dan pembangunan Gaza dan dua situs warisan budaya di Hebron dan Bethlehem"
Ilustrasi (pixabay)

KLIKPOSITIF -- Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk UNESCO Letjend TNI (Purn) Hotmangaraja Pandjaitan, dalam pembahasan mata agenda 25 mengenai Occupied Palestine di sidang sesi ke-204 Dewan Eksekutif United Nations Education, Scientific and Cultural Organization/UNESCO di Paris beberapa waktu lalu mengatakan sejalan dengan arahan Menlu RI, Retno Marsudi bahwa Palestina selalu berada dalam detak jantung diplomasi Indonesia.

"Kami memandang pentingnya peran UNESCO dalam melindungi Kota Tua Jerusalem dan Tembok Jerusalem, serta upaya untuk rekonstruksi dan pembangunan Gaza dan dua situs warisan budaya di Hebron dan Bethlehem," kata Hotmangaraja.

Hotmangaraja menegaskan bahwa situs warisan yang tertulis di Palestina seyogyanya dilestarikan sebagai warisan budaya dunia yang utuh dan tidak terpisah satu sama lain.

Hal ini disebabkan situs-situs tersebut tidak hanya berfungsi sebagai wujud budaya atau peradaban suatu bangsa tertentu, melainkan gambaran lengkap dari sejarah manusia yang beragam.

Situs warisan budaya yang diupayakan perlindungan oleh UNESCO adalah dua situs di Palestina, yaitu Al Haram Al Ibrahim/Makam para Pendiri di Al Khalil/Hebron dan Mesjid Bilal Ibn Rabah/Makam Rachel di Bethlehem.

Lebih lanjut, dalam pembahasan mata agenda ke-26 mengenai Implementasi dari 39C/Resolusi 55 dan 202 EX/Dec.39 mengenai lembaga pendidikan dan kebudayaan di wilayah Arab yang diduduki, Dubes/Watap RI untuk UNESCO telah menyampaikan bahwa Indonesia terus berupaya meningkatkan kerjasama dengan Palestina dalam rangka konservasi situs warisan budaya serta promosi pariwisata.

‚Äč‚ÄčLaporan tindak lanjut upaya UNESCO untuk konservasi situs warisan budaya di Palestina akan diajukan pada Sidang sesi ke-205 Dewan Eksekutif UNESCO.

Sumber: KBRI Paris