Konflik Lagi di Suriah, Muhammadiyah Minta Mahasiswa Pulang ke Tanah Air

"PP Muhammadiyah mengecam keras serangan rudal yang dilancarkan Amerika Serikat beserta Inggris dan Perancis ke Suriah"
Konferensi pers PP Muhammadiyah. (internet)

KLIKPOSITIF -- Konflik yang terjadi di Suriah membuat Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan imbauan pada seluruh mahasiswanya yang sedang menempuh pendidikan di daerah tersebut untuk kembali ke Tanah Air.

"Bahkan, Muhammadiyah pernah meminta pada mahasiswa Muhammadiyah yang ada di Suriah dengan alasan situasi keamaman untuk sementara waktu kembali ke tanah air," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti di Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Selasa (17/4).

PP Muhammadiyah mengecam keras serangan rudal yang dilancarkan Amerika Serikat beserta Inggris dan Perancis ke Suriah. Serangan itu dilakukan pada Jumat (13/4) malam dengan menembakan lebih dari 100 misil ke tiga lokasi yang diyakini terkait senjata kimia Suriah.

Terkait serangan di Suriah, Mu'ti meminta pemerintah Indonesia untuk turun tangan. Hal itu, kata dia, bisa melalui Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan melakukan komunikasi politik pada negara yang terlibat dalam konflik itu.

"Selama ini Indonesia punya hubungan politik dan diplomasi yang sangt baik dengan Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Rusia, Iran dann negara lain yang punya kepentingan terhadp konflik di Suriah," katanya.

Menurutnya setiap serangan di Suriah tidak akan bisa menyelesaikan masalah. Apabila hal ini tidak bisa segera diselesaikan, kata dia, akan memperparah keadaan di sana. "Solusinya harus ada pembicaraan bersama. PBB harus lebih serius memaksa semua pihak mematuhi resolusi dan kesepakatan yang sudah ada," tutupnya. (*)

sumber: suara.com