BKSDA Tidak Temukan Jejak Baru Harimau di Kawasan Palupuah

" BKSDA tetap terus memantau perkembangan di lapangan"
Kepala Resort KSDA Bukittinggi Andrick (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM,KLIKPOSITIF -- Situasi di Koto Tabang, Jorong Muaro, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Agam-Sumbar perlahan mulai kondusif.

Dua hari sejak dievakuasinya seekor anak Harimau Sumatera ke kabupaten Dharmasraya, belum ada tanda-tanda adanya harimau lain yang terdeteksi di areal hutan dan perkebunan warga.

Kepala Resort KSDA Bukittinggi Andrick pada Kamis 19 April 2018 mengatakan, jejak harimau tak terlihat lagi setelah dilakukan pengecekan dan pantauan melalui kamera trap.

"Hari ini kita belum temukan jejak yang baru," jelas Andrick.

Kendati demikian, BKSDA tetap terus memantau perkembangan di lapangan, terlebih lagi dua buah perangkap lainnya masih terpasang di kawasan tersebut.

Terakhir kali, jejak harimau terpantau pada Selasa 17 April 2018, berdekatan waktunya dengan dievakuasinya harimau yang tertangkap ke Dharmasraya.

Sebelumnya, seekor Harimau Sumatera berjenis kelamin betina dengan bobot sekitar 60 kilogram masuk kandang perangkap, sementara diperkirakan masih ada dua ekor lainnya yang berkeliaran.

[Hatta Rizal]