Pabrik Miras Cap Tikus “Diacak-acak” Tim Aligator Polres Kukar

"Selama ini pelakunya, yakni pria berusia 39 tahun bernama Ovan, menjajakan “kencing setan” itu seharga Rp 50 ribu untuk sebotol berukuran isi 600 Mililiter (ml)."
Penggeledahan miras (Tribratanews)

KLIKPOSITIF -- Polres Kutai Kartanegara (Kukar) semakin gencar memberangus peredaran Miras ilegal, seperti pada Rabu (18/4), Tim Alligator Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kukar menggerebek sebuah pabrik Miras tradisional “Cap Tikus (CT)”, yang terletak di Jl Bukit Sion Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong.

Dari TKP ditemukan sebanyak 100 Liter Miras Cap Tikus dalam kemasan botol siap edar, serta sekitar 250 Liter masih berupa bahan air tuak dari cairan pohon aren belum diolah. Sehingga jumlah barang bukti disita sebanyak 350 Liter.

Selama ini pelakunya, yakni pria berusia 39 tahun bernama Ovan, menjajakan “kencing setan” itu seharga Rp 50 ribu untuk sebotol berukuran isi 600 Mililiter (ml).

“Karena Miras Cap Tikus ini memiliki kandungan alkohol cukup tinggi, maka pelaku dikenakan pasal dalam Undang-Undang Kesehatan, Undang-Undang Pangan serta Perda (Peraturan Daerah),” jelas Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar.

Terungkapnya pabrik pengolahan Miras tradisional itu, bermula dari informasi diberikan warga ke Polres Kukar. Disebutkan warga, ada sebuah rumah di Jl Bukit Sion Kelurahan Jahab, Tenggarong, juga berfungsi sebagai pabrik Miras Cap Tikus.

Dari situlah Kapolres kemudian memerintahkan Kasat Reskrim AKP Damus Asa, melakukan penyelidikan ke lapangan. Lalu dikerahkan Tim Alligator Sat Reskrim dipimpin Ipda Aksaruddin, untuk menyelidiki.

“Ternyata informasi warga itu benar, Tim Alligator berhasil menemukan pabrik Miras Cap Tikus milik pelaku (Ovan, Red) ini,” tambah Anwar.
Dari TKP yang berada di lereng bukit itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya, berupa 2 buah jerigen 20 liter, 12 buah jerigen 30 liter, ember bekas cat tembok 20 kilogram sebanyak 4 buah, drum plastik ukuran 200 liter 1 buah dan botol air minum kemasan sebanyah 49 buah. Ditambah corong untuk mengisi botol 1 buah, ember bekas cat berkeran untuk ... Baca halaman selanjutnya