Berniat Beli Makanan, Pria di Padang Ini Diduga Jadi Korban Begal

"Tadi saya baru pulang dari Muaro dan berniat ingin membeli nasi ke arah Simpang Haru, sampai di Sebrang Padang ada gerombolan mengejar saya dengan sepeda motor"
Pria yang diduga menjadi korban begal dilarikan ke rumah sakit (KLIKPOSITIF/ Halber)

PADANG, KLIKPOSITIF-- Seorang laki-laki di Kota Padang diduga menjadi korban pembegalan saat dirinya akan pergi membeli makanan setelah pulang dari tempat temannya di daerah Muaro Padang.

Kejadian tersebut terjadi di daerah Air Camar, Kecamatan Padang Timur Kota Padang, tepatnya di dekat Lapangan Sepak Bolah Matador pada Minggu 22 April 2018 dini hari sekitar pukul 02.15 WIB.

"Tadi saya baru pulang dari Muaro dan berniat ingin membeli nasi ke arah Simpang Haru, sampai di Sebrang Padang ada gerombolan mengejar saya dengan sepeda motor," ujarnya saat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Lelaki yang bernama Ardonal (39) itu terus memacu sepeda motor Mio warna biru yang ia tunggangi sampai ke lokasi tersebut.

"Sampai di sana bensin motor saya habis dan saya mencoba lari dari kejaran mereka sementara sepeda motor saya tinggalkan saja," lanjutnya.

Saat mencoba lari, salah seorang pelaku diduga begal tersebut melemparnya dengan batu hingga ia tersungkur dan yang lainnya terung mengejarnya.

"Pas saya jatuh, mereka langsung mengeroyok saya hingga saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi," sambungnya.

Ia mengatakan bahwa pelaku membawa tas miliknya yang berisi uang serta sepeda motor merek Mio warna biru yang ia kendarai.

Sementara korban sendiri diselamatakan oleh warga setelah ia berusaha berteriak minta tolong dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Saat ditemui KLIKPOSITIF, keadaan korban cukup parah dengan luka di bagian kepala dan gigi korban juga patah.

Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wiguna mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pencarian terkait keberadaan pelaku yang bergerombolan tersebut.

"Untuk korban masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, sementara pelaku saat ini masih kami kejar dan beberapa pelaku sudah kami ketahui identitasnya," ujarnya. [Halbert Caniago]