Ini Kata BKSDA Bukittinggi Soal Kabar Kemunculan 2 Ekor Harimau di Palupuah

"Saksi tak jelas dan bukti pun tidak ada"
Ilustrasi (Klikpositif)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Kabar mengejutkan terkait kemunculan Harimau Sumatera di Palupuah, dibantah oleh BKSDA Bukittinggi yang meninjau lokasi pada Sabtu malam 21 April 2018.

BKSDA turun langsung melakukan pengecekan dan tidak ada bukti yang menguatkan kemunculan harimau tersebut. 

Pejabat Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan dari BKSDA Bukittinggi AA Jusmar mengatakan, informasi itu simpang siur. 

"Ada yang mengatakan dikejar harimau,  lalu ada pula menyebutkan harimau menampakkan diri dan juga ada kerbau luka kena serang," ungkapnya Minggu 22 April 2018.

AA menyebut, hal ini tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

"Saksi tak jelas dan bukti pun tidak ada," ucap AA. 

Sebelumnya pada Sabtu 21 April 2018,  beredar kabar kemunculan dua ekor Harimau Sumatera di Jorong Sitingkai, Nagari Koto Rantang. Lokasinya berjarak 7-8 kilometer dari lokasi harimau  betina "Sopi" yang tertangkap. 

Sementara, dua perangkap masih terpasang di dekat lokasi perangkap "Sopi" yang tertangkap pada Sabtu 14 April 2018 di Koto Tabang, Jorong Muaro. 

Saat ini BKSDA Bukittinggi tetap intens memantau perkembangan harimau sumatera di Palupuah sebab diperkirakan masih ada dua ekor lainnya yang berkeliaran. 

[Hatta Rizal]