Sekutu AS Tekan Trump untuk Jaga Kesepakatan Nuklir Iran

"ika gagal atau AS putus, kami tidak akan memiliki apa pun yang sebanding dengan itu dan kami khawatir situasinya akan memburuk"
Ilustrasi (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Sekutu Barat meningkatkan tekanan pada Presiden AS Donald Trump untuk tetap menjaga kesepakatan nuklir internasional dengan Iran. Hal itu disampaikan secara pribadi oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron agar tidak melanggar kesepakatan yang telah dibuat pada 2015.

Trump mengatakan bahwa kecuali jika sekutu Eropa memperbaiki apa yang disebutnya "cacat mengerikan" pada 12 Mei, dia akan mengembalikan sanksi ekonomi AS terhadap Iran, yang akan menjadi pukulan berat bagi perjanjian itu. Macron mengatakan tidak ada "Rencana B" untuk tetap menjaga ambisi nuklir Iran.

Gedung Putih mengatakan tidak ada pengumuman tentang kesepakatan Iran. Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders menambahkan, “Presiden telah sangat jelas bahwa dia pikir itu adalah hal yang buruk. Itu tentu tidak berubah. ”

Kesepakatan antara Iran, Amerika Serikat, Cina, Rusia, Inggris, Prancis dan Jerman lahir dari keprihatinan yang sudah lama di kalangan negara-negara besar bahwa Iran sedang berusaha mengembangkan senjata atom dan memberlakukan pembatasan program nuklir Iran sebagai ganti bantuan sanksi bagi Teheran.

Dilansir dari laman reuters, Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan baik Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel, yang akan bertemu dengan Trump di Washington, Jumat (27/4) akan mendesak presiden AS untuk tetap dalam kesepakatan, yang secara resmi disebut Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA).

“Kami percaya sangat penting untuk menegakkan perjanjian ini. Jika gagal atau AS putus, kami tidak akan memiliki apa pun yang sebanding dengan itu dan kami khawatir situasinya akan memburuk secara signifikan dengan semua yang menyertainya, ”kata Maas.