Mau Aman? Lakukan Hal Ini Sebelum Berkendara

Sosialisasi keamanan berkendara di SMK 2Pariaman
Sosialisasi keamanan berkendara di SMK 2Pariaman (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Jumlah sepeda motor di Indonesia dalam kurun waktu tiga tahun meningkat cukup pesat. Menurut data BPS, pada tahun 2015 jumlah kendaraan roda dua ini mencapai 98,88 juta unit.

Jumlah itu kemudian terus meningkat di tahun 2016, yang mana jumlahnya mencapai 105,15 juta unit atau meningkat 8,3 persen dari tahun sebelumnya.

Jumlah yang berbeda dirilis oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pada bulan Mei tahun 2016 lalu, Ketua AISI, Gunadi Shindhuwinata mengatakan jumlah sepeda motor hanya 85 juta unit. Dan jumlah tersebut merupakan sepertiga dari populasi Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa di tahun itu.

Baca Juga

Dengan peningkatan yang cukup signifikan, bisa dilihat saat ini jalan raya di berbagai belahan nusantara lebih didominasi oleh kendaraan roda dua. Memang keberadaan sepeda motor telah menunjang kebutuhan masyarakat sehari-sehari.

Namun siapa sangka, seiring dengan peningkatan populasi sepeda motor tersebut, angka kecelakaan sepeda motor di Indonesia juga meningkat.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan pada tahun 2017 lalu, jumlah kecelakaan lalu lintas mencapai 108.374 peristiwa dan memakan korban setidaknya 25.859 orang meninggal dunia dan 143.852 korban luka-luka pada 2016.

Bahkan, setiap hari di Indonesia, 70 sampai 71 orang atau dua sampai tiga orang setiap jam tidak kembali ke rumah karena meninggal dalam kecelakaan lalu lintas.

Dari data tersebut juga dijelaskan bahwa, sebanyak 135.883 kejadian adalah disebabkan oleh sepeda motor. Yang lebih mengejutkan dari data tersebut adalah penyebabnya. Kemenhub merilis bahwa penyebab kecelakaan sepeda motor karena tidak menggunakan helm saat berkendara.

Dengan kondisi seperti itu, budaya berkendara dengan aman atau Safety Riding perlu ditanamkan sejak usia dini. Terkait dengan itu, salah satu main dealer sepeda motor Honda di Sumbar-PT Hayati Pratama Mandiri gencar melakukan sosialisasi.

Kali ini, sosialisasi digelar di SMKN 2 Pariaman. Menurut informasi, kegiatan ini diikuti sebanyak 60 orang pelajar.

Tips Berkendara Aman

Safety Riding Instructor PT Hayati Pratama Mandiri , Adrian Fauzan mengatakan sebelum memulai perjalanan menggunakan sepeda motor, pengendara harus memeriksa dengan teliti kondisi sepeda motor.

Selain kondisi kendaraan, sangat penting pula memperhatikan kelengkapan kendaraan untuk menjunjung tinggi peraturan dan perundang-undangan tentang lalulintas.

"Sebelum berkendara sebaiknya kita harus terlebih dahulu memastikan kelengkapan berkendara seperti pemakaian helm yang standard yang berlogo SNI, menggunakan sarung tangan, jaket serta kelengkapan SIM dan STNK. Di samping itu kita juga mengecek kondisi motor seperti bahan bakar, tekanan angin ban dan kondisi rem," jelas Fauzan.

Tips dari Fauzan tersebut cukup rasional, pasalnya, salah satu faktor kecelakaan yang paling dominan selain dari kelalaian pengendara adalah kondisi fisik kendaraan yang sudah tidak layak.

Sosialiasi keamanan berkendara tersebut kerap dilakukan oleh PT Hayati Pratama Mandiri, selain ke sekolah-sekolah, sosialisasi juga kerap dilakukan di berbagai universitas, perusahaan hingga komunitas.

"Ini memang sudah menjadi komitmen kami untuk menanamkan arti penting keselamatan berkendara pada masyarakat, sesuai dengan slogan Honda 'Cari Aman'," pungkas Marketing Communication & Development Manager PT Hayati Pratama Mandiri Asri Wirawan.(*)

Video

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa