Atlet Lari Utusan Mentawai yang Berlaga di Pra Porprov Meninggal Dunia di Sijunjung

"Kami belum bisa berspekulasi terkait penyebab korban meninggal, karena kami masih menunggu keterangan dari pihak RS Bhyangkara Polda Sumbar, sebab jasad sudah dibawa ke sana untuk diperiksa lebih lanjut"
Suasana di RS Bhayangkara Polda Sumbar terkait meninggalnya atlet karena keracunan asap. (istimewa)
menghidupkan mesin genset sampai pagi.

Minggu pagi sekitar pukul 06.30 WIB, pelatih dan official pun membangunkan Ridwan dan tiga rekannya. Namun sayangnya, Ridwan dan rekannya itu tak kunjung bangun, hingga akhirnya diketahui bahwa mereka sudah tak sadarkan diri.

"Kemudian, para pelatih dan official pun melarikan Ridwan bersama tiga rekannya ke Puskesmas Muaro. Setelah diperiksa, ternyata Ridwan sudah meninggal dunia," beber Imran.

Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake yang ditemui klikpositif.com di RS Bhayangkara Polda Sumbar mengatakan bahwa dirinya mengetahui adanya kontingen asal Mentawai meninggal dunia pada Minggu pagi.

"Begitu mengetahui ada atlet kami yang menginggal karena terhirup karbon monosida, saya pun bersama keluarga atlet yang menjadi korban langsung ke Padang. Menurut informasi yang beredar, Ridwan meninggal karena keracunan karbon monoksida," ujarnya.

Kortanius pun meminta agar aparat kepolisian menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas, karena kejadian ini bisa terjadi tak lepas dari kelalaian pihak hotel. "Ini kelalaian, polisi harus mengusut tuntas kasus ini agar ada kepastian hukumnya," katanya tegas.

 Seperti diketahui, pada Pra Porprov Sijunjung 2018, Kabupaten Kepulauan Mentawai mengirim 13 orang atlet dan 1 official. Rombongan dari "Tanah Sikerei" itu berangkat dari Mentawai pada Rabu kemarin dan sampai di Sijunjung pada Jumat (27/4/2018). Sabtu kemarin, para atlet pun langsung menjalani pertandingan. (*)