Aksi Warga di Kantor Bupati Pasaman Barat Berakhir Damai

"Syahiran berjanji bakal mengkaji semua tuntutan warga"
Aksi masyarakat di halaman kantor Bupati Pasaman Barat (KLIKPOSITIF/Buyung Fajri)

PASBAR, KLIKPOSITIF -- Aksi ratusan masyarakat yang mengatasnamakan diri sebagai Masyarakat Pasaman Barat Bersatu di halaman kantor Bupati Pasaman Barat berakhir damai.

Ratusan masyarakat yang mulanya berorasi di halaman kantor tersebut tampak kemudian membubarkan diri setelah mereka ditemui oleh Bupati Pasbar, Syahiran.

Dalam aksi tersebut, Syahiran berjanji bakal mengkaji semua tuntutan warga terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pejabat Sekretaris Daerah, Manus Handri.

"Semua tuntutan akan dikaji dan disampaikan hasilnya pada bulan Ramadan nanti," katanya di hadapan massa aksi. Mendapatkan keterangan demikian, massa aksi kemudian membubarkan diri.

Menurut pantauan, kelompok masyarakat tersebut mendesak agar Bupati Pasaman Barat segera memberhentikan Manus Handri, karena diduga telah melakukan banyak pelanggaran.

Pelanggaran seperti yang dituduhkan demonstran adalah penyalahgunaan kewenangan jabatan, dan pelanggaran sejumlah undang-undang negara.

Pelanggaran undang-undang negara tersebut salah satunya yakni Undang-Undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik, Undang-Undang No 23 tentang pengelolaan Zakat, serta peraturan Badan Amil Zakat Nasional nomor 01 tahun 2014.

Selain pribadi Manus Handri, demonstran juga mendesak Syahiran segera memberhentikan sejumlah kepala OPD yang diduga merupakan rekanan dari Sekda tersebut.(*)

[Buyung Fajri]

Semua tuduhan masyarakat tersebut belum mendapat perhatian atau atensi dari aparat penegak hukum, sehingga KLIKPOSITIF tidak bisa mengkonfirmasi lebih jauh masalah tersebut pada pejabat Sekda untuk keberimbangan informasi.