Tidak Kondusif, Eksekusi Tanah di Tabing Ditunda

"Eksekusi harus dihentikan untuk mengantisipasi keributan lebih luas"
Warga membakar ban untuk menghadang petugas eksekusi (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resor Kota Padang terpakda menunda eksekusi dua hekatare tanah di daerah Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Penundaan tersebut dilakukan karena situasi tidak kondusif karena mendapat penolakan dari kelompok masyarakat Kaum Malinsiang, yang bermukim di kawasan itu.

Kabag Ops Polresta Padang, Kompol Ediwarman mengatakan dengan adanya penolakan tersebut, eksekusi harus dihentikan untuk mengantisipasi keributan lebih luas.

Baca Juga: Puluhan Masyarakat Hadang Eksekusi Tanah di Tabing

"Eksekusi tidak dihentikan, tapi ditunda karena keadaan yang tidak kondusif dan kami akan mempertemukan kedua belah pihak untuk membuat kesepakatan," katanya.

Ia mengatakan, sebelum eksekusi dilakukan, pihaknya telah melakukan negosiasi selama kurang lebih dua jam dengan kaum suku Malinsiang.

"Tadi kami sudah melakukan negosiasi dengan pihak kaum Malinsiang dalam melakukan eksekusi tersebut dan mereka memperlihatkan surat kepada kami," lanjutnya.

Menurutnya, dalam hal eksekusi, seharusnya sudah bisa dilaksanakan karena sudah memiliki ketetapan hukum yang sah.

"Sebenarnya eksekusi sudah bisa dilaksanakan, tapi mengingat kondisi yang kurang kondusif makanya diundur dulu," sambungnya.

Setelah adanya kesepakatan antara Kaum Malinsiang dan pihak Pengadilan Negeri Padang, baru pihaknya akan kembali melakukan eksekusi.

[Halbert Caniago]