Pengobatan Masal di Sumbar Catat Rekor Muri

"menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara serentak kepada 1134 lebih penyandang disabilitas di seluruh daerah di Sumatera Barat."
pelayanan kesehatan secara serentak kepada 1134 lebih penyandang disabilitas di seluruh daerah di Sumatera Barat. (Cecep/KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) menggelar pengobatan masal, di Halaman Kantor Gubernur, Kamis 3 May 2018.

Kegiatan dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia ke-110 ini mencatat rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) karena menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara serentak kepada 1134 lebih penyandang disabilitas di seluruh daerah di Sumatera Barat.

Rahmayuli (45), ibu salah seorang pasien mengaku senang mengikuti kegiatan itu. Pasalnya, putranya yang didiagnosa kelumpuhan itu kembali dapat mengetahui perkembangan penyakit anaknya setelah dua tahun lamanya tidak mendapatkan terapi.

"Dulu memang diterapi, sekarang sudah hampir bisa duduk. Namun dua tahun belakangan tidak dilakukan lagi, makanya sekarang ingin tau perkembangannya seperti apa," ungkap warga Batang Kabuang, Lubuk Buaya ini.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (Sekjen PB IDI), Adib Khumaedi, mengatakan kegiatan tidak dipungut biaya alias gratis.

Proses layanan melibatkan sejumlah tenaga kesehatan, seperti Himpunan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas Negeri Padang, dan Universitas Baiturrahmah Padang.

Diuraikannya, layanan yang diberikan tersebar menjadi 11 poli seperti mata, telinga hidup tenggorakan (THT), bedah tulang, penyakit dalam dan geriatri, syaraf, jiwa, gizi, rehabilitas medik, kulit, dan patologi klinik.

"Layanan kesehatan ini gratis," kata Adib.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan kegiatan sangat membantu terutama bagi kalangan menengah ke bawah.

"Ini langkah yang tepat. Sebab, kebanyakan penyandang disabilitas memabg dari keluarga yang kurang mampu. ... Baca halaman selanjutnya