Tolak Perpres 20 Tahun 2018, Mahasiswa Demo ke Kantor Gubernur Sumbar

"Mereka menolak Negara megimpor tenaga kerja"
Demo mahasiswa di kantor Gubernur Sumbar (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Puluhan mahasiswa mendatangi Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Jumat 4 Mei 2018 untuk menyuarakan penolakan terhadap Peraturan Presiden (Perpres) nomor 20 tahun 2018.

"Kami tidak menerima kalau Negara ini akan mengimpor tenaga kerja. Negara ini masih memiliki SDM yang baik," ujar salah seorang mahasiswa yang melakukan aksi di depan Kantor Gubernur Sumbar.

Aksi tersebut dilakukan untuk menyatakan bahwa SDM di Indonesia masih cukup untuk memenuhi kebutuhan di NKRI.

"Kami harap aspirasi kami ini diterima, kami ingin menemui Bapak Gubernur," ujar orator lainnya.

Menurut para mahasiswa tersebut, Tenaga Kerja Indonesia masih cukup untuk memenuhi kebutuhan untuk mengisi pekerjaan di Indonesia.

"Tenaga Kerja di Indonesia ini masih cukup dan tidak seharusnya mengimpor tenaga kerja dari negara lain," lanjutnya.

Para mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menuntut agar bisa bertemu dengan Gubernur dan mendiskusikan tuntutan yang mereka inginkan.

Meskipun begitu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno tidak bisa ditemui.

Hingga pukul 16.30 WIB, mahasiswa dari KAMMI masih melakukan negosiasi dengan pihak pegawai kantor gubernur, sementara sebagian lagi mahasiswa tersebut masih melanjutkan aksinya.

[Halbert Caniago]