Pasar Atas Bukittinggi akan Dibangun dengan Desain Baru

"Gedung Pasar Atas akan menerapkan prinsip bangunan gedung hijau"
Puing-puing Pasar Atas pasca kebakaran (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan mulai pembangunan Pasar Atas Bukittinggi pada pertengahan tahun ini.

Pembangunan pasar di pusat kota wisata tersebut merupakan kewenenangan pemerintah daerah, namun semua pihak juga punya tanggung jawab, termasuk Kementerian PUPR.

Untuk pembangunan sendiri, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo mengatakan biaya yang dibutuhkan diperkirakan sebesar Rp 354 miliar melalui APBN tahun 2018.

"Pembangunan diperkirakan memakan waktu 17 bulan dengan kontrak tahun jamak 2018-2019," katanya.

Terkait dengan desain, gedung Pasar Atas akan menerapkan prinsip bangunan gedung hijau yaitu hemat energi sehingga mengurangi emisi karbon.

Selain itu desain pasar akan dibuat menarik sehingga menambah daya tarik wisata Bukittinggi karena lokasinya berada di pusat wisata Jam Gadang. 

"Konsep akan disesuaikan dengan fungsi kota sebagai kota tujuan wisata dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan dengan melibatkan Pemerintah Daerah," jelas Sri Hartoyo. 

Menurutnya luas lahan Pasar Atas akan dikembangkan dari 1 ha menjadi 1,4 ha. Selain itu akan dilakukan pergeseran tapak sejauh 10 meter ke belakang untuk lebih memperluas areal pedestrian Jam Gadang.

Lantai yang semula dirancang sebagian untuk basemen dan sebagian untuk kios akan digunakan seluruhnya untuk parkir basement. 

Sementara itu Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengharapkan pembangunan Pasar Atas dapat berlangsung sesuai jadwal karena menyangkut nasib pedagang yang terdampak bencana kebakaran.

Pada saat ini, Pemerintah Kota Bukittinggi sedang melakukan pembongkaran dan pembersihan lokasi. 

Secara bersamaan juga tengah dilakukan pelelangan yang dijadwalkan selesai akhir Juni 2018, sehingga awal Juli 2018 ... Baca halaman selanjutnya