Tingkatkan Potensi Nagari, Walinagari Harus Koordinasi dengan Dinas

"Dinas pasti akan ikut membantu jika daerah itu berpotensi untuk dikembangkan"
ilustrasi: Pemilihan Wali Nagari di Kenagarian Rawang Gunung Malelo Surantih Kecamatan Sutera Pessel (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit menekankan kepada Walinagari untuk dapat berkoordinasi dengan dinas. Misalnya menjalin koordinasi dengan Dinas Pertanian baik itu di Provinsi maupun kabupaten/kota untuk meminta bantuan dalam hal pengembangan potensi yang ada di nagari.

Hal itu menjadi salah satu jalan mengembangkan potensi yang ada di daerahnya. Sehingga, hal itu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Dinas pasti akan ikut membantu jika daerah itu berpotensi untuk dikembangkan. Bantuan itu bisa berupa penyedian bibit, pemupukan hingga panen nantinya. Bahkan, sosialisasi dan edukasi," katanya saat rapat kerja Pemprov Sumbar dengan Walinagari se-Sumbar, Senin malam (7/5) di Hotel Imelda, Padang.

Walinagari juga dituntut kretif dalam mengembangkan potensi yang ada di nagarinya. "Jadi, Walinagari mesti kreatif untuk memajukan perekonomian masyarakat di nagarinya. Apalagi, Presiden menyebutkan pembangunan itu mesti dimulai dari nagari atau desa," ujarnya.

Nasrul menyebutkan nagari menyimpan potensi yang banyak untuk dapat dikembangkan. Sebab, rata-rata banyak hal yang layak untuk dikonsumsi banyak berada di nagari, seperti hasil dari perkebunan, pertanian, perikanan dan lainnya.

"Kita contohkan jika nagarinya itu subur untuk tanaman pisang. Maka, pisang itu dapat diolah menjadi suatu produk yang dapat dijual. Untuk itu Walinagari mesti memberikan pemahaman kepada masyarakatnya apapun dapat dikembangkan dari nagari," ungkapnya.

Untuk itu, kata Wagub, tidak perlu mengembangkan yang macam-macam di nagari. Cukup satu produk saja. Apa yang ada di nagari itu, sebab jika banyak-banyak kemungkinan tidak akan jadi.

"Satu produk saja dikembangkan sudah cukup. Ada hasilnya, dari pada banyak-banyak yang dikembangkan namun tidak jadi. Untuk itu, mulai sekarang gali potensi yang ada di nagari tersebut. Baik itu potensi dari pertanian, perkebunan, perikanan maupun potensi ... Baca halaman selanjutnya