Bulog Divre Solok Jamin Stok Pangan Aman Sepanjang Ramadan dan Lebaran

"tidak ada persoalan terkait kondisi stok beras jelang masuknya bulan suci Ramadhan dan lebaran nantinya"
Kepala Bulog Divre Solok, Andriati (kanan) pastikan stock pangan aman selama Ramadhan dan Lebaran. (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Solok menjamin ketersediaan stok pangan untuk tujuh kabupaten/kota yang masuk wilayah kerjanya sepanjang bulan Ramadhan 1439 Hijriah hingga lebaran nantinya, terutama stok beras dan sejumlah bahan pokok lainnya.

Menurut Kepala Bulog Divre Solok, Andriati, tidak ada persoalan terkait kondisi stok beras jelang masuknya bulan suci Ramadhan dan lebaran nantinya, termasuk juga stok gula pasir, minyak goreng dan lainnya juga sudah lebih dari cukup.

"Selain keterjaminan pangan utama beras, saat ini kita juga memiliki stok gula pasir sebanyak 217 ton, minyak goreng sebanyak 4.400 liter. Insha Allah aman hingga pasca Lebaran nantinya," sebut Andriati, Rabu 9 Mei 2018 di ruang kerjanya.

Pada dasarnya, sebut Andriati, Bulog bertugas menjaga ketersediaan pangan, keterjangkauan dan stabilisasi harga. Untuk mengantisipasi melonjaknya harga pangan, Bulog Divre Solok rutin menggelar operasi pasar setiap hari kerja, termasuk ketika ada permintaan, harga yang diberikan juga terjangkau masyarakat.

Dijelaskannya, untuk wilayah Sumatera Barat, tidak ada persoalan dengan stok beras. Untuk saat ini, harga beras medium dijual Bulog dengan harga Rp9.450 per kilogramnya, minyak goreng Rp12.500 per liter, terigu Rp8.000 per kilogram, bawang Rp25.000 per kilogram dan daging Rp80.000 per kilogramnya.

"Kalau harga bahan pangan naik pada kisaran 10 persen sampai 20 persen, kita akan mengintensifkan operasi pasar untuk stabilisasi harga, tolok ukurnya harga pangan di pulau Jawa," jelas Andriati.

Terkait stok Rastra, dia mengakui hingga kini juga masih aman. Teknis penyalurannya setiap bulan berdasarkan surat perintah penyaluran dari Kementrian sosial-RI. Setelah itu, barulah Bulog menerbitkan Delivery Order (DO) untuk disalurkan ke Nagari-nagari.

"Masyarakat tidak usah risau terkait stok beras, kita terus berupaya memberikan pelayanan sehingga ... Baca halaman selanjutnya