Penutupan Rute Singapura-Sumbar Kegagalan Promosi Air Asia?

"Penutupan dilakukan karena tingkat keterisian bangku penumpang tidak mencapai 30 persen"
Ilustrasi pesawat Air Asia A320 (Aviatren)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Maskapay Air Asia berencana akan menutup rute penerbangan dari Singapura ke Sumatera Barat melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mulai 17 Mei 2018 mendatang.

Dikabarkan, penutupan dilakukan karena tingkat keterisian bangku penumpang tidak mencapai 30 persen di pesawat Airbus A320 yang berkapasitas 180 kursi tersebut.

Informasi demikian, diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian, namun hingga kini pihak Air Asia belum memberikan keterangan resmi.

"Sudah saya konfirmasi melalui Kemenpar ke Air Asia, mulai tgl 17 Mei ini rute tersebut akan ditutup," kata Oni pada KLIKPOSITIF, Kamis 10 Mei malam.

Dengan kabar tersebut, pemerintah dituntut berperan aktif agar penutupan rute Singapura-Padang bisa dipertimbangkan kembali, sebab hal itu tentu akan berpengaruh ke tingkat kunjungan wisatawan asing ke Sumatera Barat.

Baca Juga: Air Asia Tutup Penerbangan dari Singapura ke Sumbar

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sumatera Barat menilai, pemerintah dan Air Asia harus belajar dari keberhasilan Kuala Lumpur-BIM-Kuala Lumpur.

Ketua ASITA Sumbar, Ian Hanafiah mengatakan, rute langsung dari Malaysia tersebut adalah salah satu jalur penerbangan internasional milik Air Asia yang sukses.

Hal itu dibuktikan dengan jumlah wisman yang mengunjungi Sumbar berasal dari Malaysia sebanyak 32.912 orang atau meningkat 7,43% dari periode yang sama tahun lalu.

Kontribusi wisman asal Malaysia terhadap total kunjungan wisman ke Sumbar mencapai 81,12%. Tingginya jumlah kunjungan wisman dari Malaysia terbantu oleh adanya penerbangan langsung tersebut.

"Sebab, sejak awal dibuka, rutenya semakin intensif dari 3 kali sepekan, sekarang menjadi 2 kali sehari. Dan itu juga telah mendongkrak kunjungan ... Baca halaman selanjutnya