Ratusan Aparat Kepolisian Kawal Demo Ormas ke DPRD Bukittinggi

"Demo ini bertujuan agar Pemerintah Bukittinggi mendesak dicabutnya larangan bercadar yang diterapkan IAIN Bukittinggi kepada mahasiswi maupun dosen"
Demo ormas dan mahasiswa di Bukittinggi terkait larangan bercadar. (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resort Kota (Polres) Bukittinggi menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya demo ormas, pesantren dan yayasan Islam di DPRD Bukittinggi, Jum'at 11 Mei 2018.

Demo ini bertujuan agar Pemerintah Bukittinggi mendesak dicabutnya larangan bercadar yang diterapkan IAIN Bukittinggi kepada mahasiswi maupun dosen.

Aparat Kepolisian juga menurunkan sejumlah Polwan berhijab guna meredam terjadinya kericuhan saat berlangsungnya demo dan berjaga-jaga di depan pintu DPRD. "Kita menurunkan sebanyak 300-an personel," ucap Kepala Bagian Operasional Polres Bukittinggi, Kompol Eko.

Selain aparat Kepolisian, para personel Satpol PP juga ikut mengamankan jalannya demo. Pantauan KLIKPOSITIF, sejumlah kendaraan seperti mobil dalmas dan mobil penerangan, bersiaga di sekitar lokasi aksi.

Sementara, Satlantas Polres Bukittinggi juga ikut sibuk mengatur lalu-lintas di sekitar Kantor DPRD. Saat ini, pada pukul 15.30 wib, ratusan massa yang setengahnya merupakan perempuan bercadar sudah melakukan orasi "Ganti Sang Rektor IAIN Bukittinggi" di DPRD Bukittinggi.

[Hatta Rizal]