Polri dan TNI di Solok Tingkatkan Pengamanan Pasca Teror Bom di Gereja Surabaya

"Dengan adanya teror bom tersebut, tentu kami di Solok akan merapatkan barisan dan meningkatkan koordinasi jajaran Polres dan Pemerintah daerah"
Dandim 0309 Solok Letkol (Arh) Priyo Iswahyudi dan kapolres Solok kota AKBP Dony Setiawan saat baksos di Makodim Solok (Syafriadi Puma/KLIKPOSITIF)

SOLOK, KLIKPOSITIF - Sesaat setelah ledakkan bom bunuh diri di tiga gereja di kawasan Surabaya, Jawa Timur, yang menyebabkan tewasnya sejumlah orang dan melukai puluhan lainnya, Polres Solok Kota bersama Kodim 0309 Solok langsung meningkatkan pengamanan, Minggu, 13 Mei 2018 pagi.

"Dengan adanya teror bom tersebut, tentu kami di Solok akan merapatkan barisan dan meningkatkan koordinasi jajaran Polres dan Pemerintah daerah," kata Dandim 0309 Solok, Letkol (Arh) Priyo Iswahyudi disela-sela aksi sosial yang digelar di Makodim 0309 Solok, Minggu pagi. 

 

Selain meningkatkan pengamanan, lanjutnya, sebagai langkah antisipatif, pihaknya bersama Polri dan Pemerintah, akan menggalakkan sosialisasi bahaya paham radikal dan terorisme sepanjang Ramadan nanti melalui ceramah-ceramah agama.

"Kita imbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan ajakan-ajakan atau rayuan untuk berbuat hal radikal, apalagi sampai ke tahap aksi pengeboman," ujarnya.

Senada dengan Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan yang ditemui di tempat yang sama. Disebutkannya, Polri nantinya juga akan meningkatkan, apalagi ramadan akan segera datang, tinggal menghitung hari.

"Kerjasama semua lini akan kami tingkatkan, keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi prioritas. Kami imbau masyarakat juga proaktif untuk membantu Polri jika ditemukan atau melihat hal-hal yang dicurigai terkait gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kota Solok,"n tutup Kapolres.

[Syafriadi Puma]