Pemprov Sumbar Gelar Doa Bersama untuk Korban Bom Surabaya

ASN Pemprov Sumbar mrnggelar doa bersama untuk korban bom Surabaya
ASN Pemprov Sumbar mrnggelar doa bersama untuk korban bom Surabaya (Humas Pemprov)

PADANG, KLIKPOSITIF - Simpati dan doa terus berdatangan untuk mereka yang menjadi korban bom Surabaya dan Sidoarjo. Pagi tadi, Pemerintah Provinsi  Sumatera Barat ( Pemprov Sumbar ) melaksanakan doa bersama di halaman kantor Gubernur Sumbar.

Doa bersama dipimpin oleh Sekdaprov Sumbar Ali Asmar dan diikuti ratusan pegawai dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

baca juga: Audy Joinaldi Berikan 300 Takjil untuk Pengendara dan Warga di Pessel

"Kami ikut prihatin dengan tindakan yang tidak bertanggungjawab dari pelaku bom bunuh diri ini, hal ini bisa merongrong keutuhan bangsa. Apalagi korban jiwa saudara kita dari umat kristiani dan masyarakat umum lainnya," katanya, Senin, 14 Mei 2018 di Padang.

Ikut hadir dalam kesempatan itu, para Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala Badan, Kepala Biro,  Pejabat Eselon III, IV dan Staf dilingkungan Sekretariat Provinsi Sumatera Barat.

baca juga: Bersama Satgas Bencana BUMN, Jasa Raharja Sumbar Salurkan Bantuan Penanganan COVID-19

"Untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa dan negara, marilah kita doa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing " ajak Ali Asmar.

Sekda juga menghimbau, pihak keamanan meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan daerah, guna menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat. Kemudian ASN dan masyarakat juga ikut melakukan pengamatan dan waspada, jika ada hal-hal yang mencutigakan agar melaporkan kepada pihak kepolisian.

baca juga: Selaku PIC Satgas Bencana BUMN Sumbar, PT KAI Kembali Salurkan Bantuan Penanganan COVID-19

"Dari kami tentu Satpol PP harus waspada dan siaga demi keamanan menjaga stabilitas darah dengan azas praduga tak bersalah," ujarnya.

Selanjutnya, Dia mengimbau masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai tidak terkecuali kepada mereka yang berbeda agama. Apalagi akan memasuki bulan suci Ramadhan 1439 H tahun 2018.

baca juga: Pertahankan Nol Kasus COVID-19, Pemko Sawahlunto Usulkan 500 Sampel Swab Untuk Dites

"Marilah kita laksanakan dengan baik dan saling menghargai dan menghormati keyakinan agama kita masing masing," ujarnya.

Joni Abdul Kasir

Penulis: Ramadhani