Antisipasi Potang Balimau, Satlantas Polres Limapuluh Kota Pantau Titik Macet

"setiap personel akan ditempatkan pada tiga titik rawan kemacetan"
Personel Satlantas Polres Limapuluh Kota melakukan pengecekan jalur rawan macet jelang tradisi Potang Balimau. (istimewa)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Antisipasi kemacetan yang terjadi pada H-1 Ramadan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Limapuluh Kota mempersiapkan personelnya untuk pengamanan, terutama saat pelaksanaan tradisi Potang Balimau di daerah tersebut.

Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota, AKP Dwi Yulianto, Selasa 15 Mei 2018 mengatakan, setiap personel akan ditempatkan pada tiga titik rawan kemacetan. Diantaranya, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kapalo Banda Taram dan titik paling rawan kemacetan, Lembah Harau.

"Anggota kita fokuskan untuk pengaturan di Lembah Harau, Pangkalan Koto Baru dan Taram. Selain itu, di persimpangan yang rawan juga akan ditempatkan personel," ucap Dwi Yulianto.

Menurutnya, pengamanan arus lalu lintas akan dilakukan dengan cara buka tutup jika kemacetan parah terjadi. Buka tutup arus akan diprioritaskan pada jalur Sumbar-Riau. Sedangkan, untuk di lembah Harau, juga akan diberlakukan buka tutup. Namun, jika di Lembah Harau penuh, pintu masuk ke kawasan tersebut akan ditutup.

Selain itu, Dwi Yulianto mengatakan, meskipun Potang Balimau sudah menjadi tradisi masyarakat setempat, keselamatan dalam berkendara tetap harus diproritaskan. Sebab, kecelakaan sering terjadi ketika ada keramaian.

"Kami mengimbau agar masyarakat tetap patuhi lalu lintas. Untuk pengendara roda dua, lengkapi kendaraan, pakai helm. Jika masyarakat menggunakan kendaraan terbuka atau kendaraan angkutan barang untuk mengangkut orang, jika membahayakan akan kita tindak langsung," tutup Dwi Yulianto. (*)