Inilah Larangan Bagi Paslon Kada Sawahlunto saat Ramadan dan Idul Fitri

"Kami sudah memberikan edaran kepada ketiga paslon agar tidak melakukan tindakan yang mengarah kepada pidana"
Ilustrasi (net)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Sawahlunto mengingatkan tiga pasangan calon (paslon) pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Sawahlunto untuk berhati-hati dalam memberikan uang atau barang kepada masyarakat saat ramadan dan Idul Fitri.

"Kami sudah memberikan edaran kepada ketiga paslon agar tidak melakukan tindakan yang mengarah kepada pidana, misalnya pemberian zakat, undangan buka puasa bersama, dan pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada masyarakat tetapi ada unsur kampanyenya," kata Ketua Panwaslu Kota Sawahlunto Dwi Muharini pada KLIKPOSITIF, Selasa 15 Mei 2018.

Dwi Muharini menyadari, pemberian zakat, undangan buka puasa bersama, dan memberi THR merupakan bagian dari ibadah dan tradisi masyarakat. "Yang menjadi persoalan membungkus ibadah dalam kampanye, semua itu sah-sah saja dilakukan, tetapi tidak menyelipkan ajakan untuk memilihnya pada setiap pemberian," tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Sawahlunto Fira Hericem mengatakan, pihaknya sudah mengintruksikan kepada jajaran pengawas pemilu, terutama petugas pengawas lapangan, agar ekstra melakukan pengawasan selama bulan ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri.

“Kami khawatir selama bulan ramadan dan menjelang Idul Fitri dijadikan celah oleh paslon untuk melakukan money politik. Itu yang ingin kami cegah agar tidak terjadi," ujarnya.

Menurut Fira, sanksi hukum money politik pada Undang-undang no 10 tahun 2016 tentang Pilkada sangat berat. Selain bisa terjerat sanksi pidana, juga bisa mendiskualifikasi pasangan calon dari keikutsertaan pilkada apabila terbukti bersalah.

“Undang-Undang Pilkada yang sekarang mengatur lebih luas dengan menyebut pihak manapun. Artinya, masyarakat pun bisa dijerat hukum apabila terlibat money politik untuk mempengaruhi orang lain memilih pasangan calon tertentu,” ... Baca halaman selanjutnya