Febby: Dana Desa Bukan untuk Keluarga

"Dana desa ditujukan untuk masyarakat. Fokusnya masyarakat desa."
Febby Datuak Bangso Nan Putiah (youtube.com)

PADANG, KLIKPOSITIF – Staf Khusus Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) H Febby Datuak Bangso Nan Putiah mengingatkan, dana desa ditujukan untuk masyarakat desa, bukan untuk keluarga.

“Dana desa ditujukan untuk masyarakat. Fokusnya masyarakat desa. Bukan untuk keluarga!” kata H Febby Datuak Bangso Nan Putiah, menjawab pertanyaan sejumlah  wartawan di Padang.

Perihal peruntukan ini, katanya, memiliki konteks yang berbeda. Perbedaannya ada pada sasaran yang dituju. Jika peruntukannya kepada keluarga, maka obyek sasarannya adalah keluarga, seperti bantuan-bantuan yang selama ini sering diberikan pemerintahan terdahulu.

Kondisi tersebut berbeda dengan dana desa yang diberikan pemerintahan sekarang. Peruntukannya kepada masyarakat. Sasarannya adalah menopang aktivitas yang lebih luas. Diarahkan untuk pembangunan infrastruktur dan proyek di desa. Setiap proyek di desa yang  memanfaatkan dana desa mampu menyerap dan mendayagunakan komponen serta pekerja lokal di desa setempat.

Pertanyaan wartawan kepada politisi muda asal Sumatera Barat bukan tak beralasan. Saat ini  masih banyak masyarakat dan aparatus pemerintah yang salah kaprah. Tidak paham dengan penggunaan dana desa. Masih ada yang beranggapan, dana desa untuk keluarga, padahal konteksnya justru lebih luas.

“Bukan untuk keluarga, tetapi untuk masyarakat!” kata pria yang akrab disapa Datuk Febby yang saat ini juga menjadi Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumbar.

Ia kemudian menjabarkan, dana desa yang dikucurkan pemerintah terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2015, dana desa yang dikucurkan sebesar Rp 20 ... Baca halaman selanjutnya