Patut Dicontoh, Ini yang Dilakukan Karang Taruna Permata Karya Sawahlunto Selama Ramadan

"80 persen keuntungannya nanti kami donasikan ke anak yatim yang ada di desa Lunto Barat,""
Karang Taruna Permata Karya Menjual Takjil yang keuntungan disisihkan untuk anak yatim (Haikal/KLIKPOSITIF)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Karang Taruna Permata Karya Desa Lunto Barat, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto akan menyisihkan 80% keuntungan dari penjualan takjil untuk anak yatim di Desa Lunto Barat.

"80 persen keuntungannya nanti kami donasikan ke anak yatim yang ada di desa Lunto Barat," kata Ketua Karang Taruna Permata Karya Yasran Fuadi kepada KLIKPOSITIF di Pasar Pabukoan Sawahlunto,, Kami 17 Mei 2018.

Menurutnya, ada puluhan anak yatim yang berada di Desa Lunto Barat yang perlu dibantu. "Tujuannya menggembirakan hati anak yatim pada hari lebaran nanti khususnya di Desa Lunto Barat. Ini juga perintah agama agar tidak mengabaikan anak-anak yatim," tambahnya.

Penjualan takjil tersebut dibawahi oleh bidang ekonomi kreatif yang melibatkan elemen masyarakat. "Kegiatan ini digagas oleh bidang ekonomi kreatif Karang Taruna Permata Karya, untuk menyiapkan menu, kami dibantu ibu-ibu," tambahnya.

Dari pantauan KLIKPOSITIF tidak ada yang berbeda di tenda pasa pabukoan, Pasar Remaja Sawahlunto. Namun setelah dilihat lebih jauh ternyata ada niat mulia yang mereka usung dengan mendonasikan keuntungan penjualan bagi anak-anak yatim di Desanya.

Sementara itu penanggung jawab penjualan langkok-langkok pabukoan dan takjil Karang Taruna Permata Karya menambahkan ada 30 lebih anak yatim yang terdata di desa Lunto Barat.

"Ada sekitar 30 lebih anak yatim yang terdata. Modal awal kami sebesar Rp 1,4 juta yang berasal dari patungan para anggota Karang Taruna," tambahnya.

[Muhammad Haikal]