Perpustakaan Adinegoro Jadi Tempat Ngabuburit Warga Sawahlunto

Perpustakaan Adinegoro Kota Sawahlunto
Perpustakaan Adinegoro Kota Sawahlunto (KLIKPOSITIF/Muhammad Haikal)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Perpustakaan Adinegoro Kota Sawahlunto menjadi salah satu tempat favorit sebagian masyarakat untuk menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit).

Perpustakaan yang terletak di jantung kota Sawahlunto atau lebih tepatnya di Jalan A. Yani Nomor 5, Kota Sawahlunto itu selalu ramai didatangi masyarakat yang pada umumnya masih pelajar saat ngabuburit.

Angga Rizky siswa kelas XI SMA Negeri 3 Sawahlunto yang datang bersama dua orang temannya Angga Rianto dan Ria, mengaku datang ke perpustakaan Adinegoro untuk mengerjakan tugas sekolah sekaligus menghabiskan waktu untuk menunggu berbuka.

Baca Juga

"Sengaja kesini untuk mengerjakan tugas sekolah sekalian menunggu waktu berbuka, kan lebih baik waktunya diisi ke arah yang bermanfaat," katanya kepada KLIKPOSITIF, Jumat 18 Mei 2018.

Ria menambahkan selain mendapatkan apa yang dicari dari tugas sekolah, perpustakaan Adinegoro sangat nyaman dan dilengkapi dengan fasilitas internet gratis.

"Suasananya tenang sehingga bisa fokus mencari tugas dan fasilitas internetnya juga gratis," ucap dia.

Tingkat kunjungan ke perpusatakaan tersebut sudah dirasakan sejak hari pertama puasa, 17 Mei 2018 kemarin yang juga bertepatan di hari Buku Nasional, Perpustakaan Adinegoro dikunjungi oleh sebanyak 214 pengunjung.

"Dihari pertama puasa kemarin ada 214 pengunjung. Rata-rata setiap hari 200 pengunjung, bedanya kalau hari biasa pelayanan buka dari jam 09.00 - 21.00 WIB tetapi kalau bulan puasa hanya sampai pukul 17.00 WIB saja," kata Kepala Bidang Penyelenggara Perpustakaan Adinegoro Sawahlunto, Subandi.

Dengan kondisi seperti itu, ia menambahkan minat masyarakat mengunjungi Perpustakaan Adinegoro Sawahlunto setiap tahun terus meningkat ditambah lagi dengan koleksi buku yang kian banyak.

"Jumlah pengunjung di sepanjang 2017 lalu bisa mencapai 55.963 orang hal ini meningkat dari tahun 2016 yang berjumlah 54.133 orang, dan untuk bulan Januari 2018 ini berjumlah 5.104 orang," paparnya.

Lebih lanjut Subandi menjelaskan perpustakaan Adinegoro juga telah memiliki koleksi buku sebanyak 29.261 eksemplar dengan 12.165 judul buku, yang terdiri dari berbagai ilmu pendidikan mulai dari sejarah, politik, agama, ilmu pengetahuan, tekhnologi, serta di lengkapi juga dengan buku cerita, seperti novel, tambo dan lain sebagainya.

Untuk tingkat pengunjung sebutnya, masih di dominasi oleh pelajar tingkat SMP yang mencapai 15.980 orang, kemudian pengunjung SMA 15.716orang, tingkat SD 10.820 orang, tingkat umum berjumlah 9583 orang ,kemudian di susul tingkat TK 1.952 orang, mahasiswa 1.912 orang.

Saat ini, untuk jangkauan ke desa-desa, pihaknya telah melakukan sistem jemput bola dengan mengunakan perpustakaan keliling sebanyak tiga kali seminggu, serta melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah serta desa dan kelurahan.

"Dengan menggunakan perpustakaan keliling kami datangi sekolah-sekolah serta desa dan kelurahan," pungkasnya kemudian.

[Muhammad Haikal]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa | Editor: -