Selain Masjid, Satpol PP Sumbar Perketat Pengawasan Obvitda

"Yang biasaya standby di kantor kini dikerahkan ke lapangan"
Kantor Gubernur Sumbar (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Rentetan aksi teror di beberapa daerah membuat Pemprov Sumbar melalui Dinas Satpol PP dan Damkar ikut mengetatkan pengamanan, terutama pada aset-aset yang merupakan objek vital daerah (obvitda) seperti Kantor Gubernur, Rumah Dinas (Rumdis) Gubernur, dan Rumdis Wakil Gubernur Sumbar.

Kepala Dinas Satpol PP-Damkar Sumbar Zul Aliman mengatakan, pengetatan pengawasan di objek vital ini juga merupakan tindak lanjut atas imbauan Wakil Gubernur Sumbar sebelumnya, yang meminta Satpol PP Sumbar ikut terlibat meningkatkan pengawasan untuk mengantisipasi potensi aksi teror di Sumbar.

“Satpol PP berkewajiban mengawal pelaksanaan Perda dan ikut menjaga ketertiban umum. Gangguan serupa upaya teror tentu mengganggu ketertiban umum, sehingga kami tampil di sana untuk meningkatkan pengawasan,” kata Zul.

Diterangkannya, peningkatan pengawasan dilakukan dengan mengikutsertakan personil Satpol PP yang biasanya standby di kantor dinas, untuk ikut berjaga di sekitar objek-objek vital pemerintahan daerah.

“Nanti untuk masuk objek vital itu akan lebih selektif lagi anggota Pol PP-nya. Sedangkan untuk ruang publik lain sifatnya tidak menetap, tapi masih hunting (keliling). Seperti Ramadan sebelumnya, pengawasan di ruang publik terus digiatkan selama Ramadan, terutama dalam mengawal Perda dan menjaga ketertiban umum,” kata Zul lagi.

Zul juga mengemukakan, ke depan ia akan mengusulkan agar sistem pengamanan di seputar objek vital daerah diperbaharui dengan sistem yang lebih canggih. Seperti portal pada pintu masuk rumah dinas Gubernur Sumbar yang masih manual, serta ketersediaan CCTV yang mencukupi di sekitar objek vital pemerintah daerah tersebut.

[Joni Abdul Kasir]