Jokowi: Saya Baru Berumur 3,5 Tahun Kok Dibilang PKI

"Ada isu presiden Jokowi itu PKI, ini perlu saya sampaikan saya sampaikan saya lahir tahun 1961, PKI itu dibubarkan tahun 1965, logikanya gak masuk, saya baru berumur 3,5 tahun kok dibilang PKI"
Presiden Joko Widodo saat peresmian Kereta Bandara Minangkabau, Senin (21/5/2018) (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Jelang Pilpres 2019, Presiden Jokowi mengaku diserang dengan berbagai isu berputar politik, bahkan lebih terkesan menyerang pribadi yang berdampak menjatuhkan dirinya. Parahnya Jokowi mengaku dikait-kaitkan dengan PKI.

"Ada isu presiden Jokowi itu PKI, ini perlu saya sampaikan saya sampaikan saya lahir tahun 1961, PKI itu dibubarkan tahun 1965, logikanya gak masuk, saya baru berumur 3,5 tahun kok dibilang PKI," tegasnya, saat memberikan sambutan dalam peresmian KAI Bandara di Padang, Sumatera Barat.

Jokowi semakin meradang lagi ada isu yang mengatakan dirinya berasal dari Singapura. "Silakan tanya tetangga atau orang dekat saya kalau mau tahu saya, siapa nenek kakek saya kok saya diisukan seperti itu," katanya.

Menurutnya, masyarakat jangan gampang menilai negatif sehingga energi habis memikirkan persoalan saja. Katanya banyak lagi yang harus dilakukan dalam membangun Indonesia sehingga lebih produktif sehingga Indonesia sejajar dengan negara lain di dunia.

"Kalau tidak dijawab isu seperti itu bisa menjalar kemana-mana. Sebaiknya jangan main isu lagi, tugas kita membangun infrastruktur dan sumber daya manusia," pintanya.

Dilanjutkan Jokowi, masih banyak yang harus dikerjakan untuk membangun Indonesia kedepan.

"Sudahlah, stop dengan isu-isu yang tidak jelas, mari membangun Indonesia," tukasnya.

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, sejak pemerintah Jokowi membawa pengaruh yang sangat baik bagi Sumatera Barat. Berbagai pembangunan telah terealisasi diantaranya kereta Api bandara Minangkabau Ekspres.

"Jalan tol Padang Pariaman-Pekanbaru juga sudah di mulai, jalan Bypas dan masih banyak lagi pembangunan lainnya yang bersumber dari pusat. Untuk itu kami sangat berterima kasih kepada pak Presiden," ungkapnya.

Kemudian, ribuan sertifikat tanah juga menjadi prioritas presiden dalam masa kepemimpinannya. "Kami sangat bersyukur beliau sering ke ... Baca halaman selanjutnya