Program Dinas PPPA Pessel Terkendala Anggaran

"dengan keterbatasan anggaran Dinas PPPA Pessel hanya bisa menjalankan program terbatas"
ilustrasi (net)

PESSEL, KLIKPOSITIF- Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Pesisir Selatan mengaku kesulitan dalam meningkatkan program perlindungan perempuan dan anak terhadap kasus kekerasan dan pelecehan seksual di daerah itu.

Kepala Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pessel, Ermida Ziswati menyebutkan, dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki pihaknya hanya bisa menjalani program terbatas. Sebab, untuk satu tahun anggaran itu, pihaknya hanya memiliki anggaran sebesar Rp 113 juta.

"Jadi dengan ketersedian anggaran sebanyak itu dalam setahun, kami tidak bisa menjangkau seluruh kecamatan. Karena itu sudah masuk, untuk biaya operasional dan ATK selama setahun," ujar Ermida Ziswati pada KLIKPOSITIF.

Dia menjelaskan, dalam peningkatan program perlindungan perempuan dan anak, pihaknya memang harus membutuhkan dana yang cukup memadai. Sebab, selain meningkatkan program sosialisasi, pihak juga butuh dana untuk pembinaan para korban.

"Upaya yang kami lakukan dengan keterbatasan anggaran ini, yang bisa kami lakukan sosialisasi. Dan tahun ini hanya tiga kecamatan dan di tiga sekolah yang kami anggarkan," tuturnya.

Ermida menjelaskan penanganan kasus perlindungan perempuan dan anak di daerah itu merupakan salah satu persoalan yang kompleks. Sebab, selain butuh pemberian pemahaman terhadap masyarakat dan butuh pendampingan hukum terhadap korban setiap kasus yang ditangani.

"Kami sudah upayakan mengusulkan anggaran (ke DPRD Pessel) sesuai kebutuhan. Namun, hanya sebatas itu yang baru terealisasi," katanya.

Untuk menindaklanjuti program perlindungan perempuan dan anak, memang butuh anggaran yang memadai. Sebab, sekali kegiatan pihaknya harus mengeluarkan anggaran sekitar Rp25 juta dan jika direalisasikan hanya terbatas untuk beberapa kegiatan.

"Kalau penanganan kasus terhadap anak itu sangat kompleks, dan kami juga pasang baliho. Jadi perbandingannya ... Baca halaman selanjutnya