Ditentang Masyarakat, Pembangunan Fasilitas Pemusnahan Limbah Medis di Payakumbuh Terhenti

"Sebelumnya, pada tahun 2015, insinerator pernah dibangun di belakang gedung RSUD Adnaan WD"
Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh Elzadaswarman (Arya Irfanus/KLIKPOSITIF)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Pembangunan fasilitas pemusnahan limbah medis (Insinerator) di Payakumbuh ditentang oleh masyarakat. Pasalnya, masyarakat Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Kecamatan Payakumbuh Utara tempat dibangunnya Incenerator takut adanya racun hasil pembakaran limbah.

Sebelumnya, pada tahun 2015, insinerator pernah dibangun di belakang gedung RSUD Adnaan WD. Namun karena adanya temuan BPK karena lokasi rumah sakit yang tidak memadai serta lingkungan penduduk yang rapat, sehingga tahun 2017 diputuskan pembanguan di Kelurahan Ompang Tanah Sirah. Namun, di tengah proses pembangunan, masyarakat setempat protes.

"Isu yang beredar pada kalangan masyarakat, pembakaran medis dapat menyebabkan keracunan. Sehingga masyarakat jadi takut," kata Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh Elzadaswarman, Selasa 22 Mei 2018.

Padahal, kata Elzadaswarman, sebelum melakukan pembangunan april 2018 lalu, Dinas Kesehatan Payakumbuh telah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat di masjid Talawi.

Menurutnya, pembangunan insinerator telah sesuai dengan persyaratan kementrian lingkungan hidup diantaranya memiliki dua ruang bakar, temperatur ruang bakar pertama minimal 800 derajat cercius dan temperatur kedua minimal 1000 derajat celcius.

Kemudian memiliki alat pengendali pencemaran udara, memiliki cerobong asap setinggi 14 meter, memiliki lobang pengambilan contoh uji emisi dan memiliki fasilitas pendukung pengambilan contoh uji emisi.

"Jika kita tidak memiliki tempat pembakaran sampah medis, itu akan lebih berbahaya. Karena akan di daur ulang oleh orang tidak bertanggung jawab," lanjut Zet.

Saat dilakukan pembakaran, abu yang terkumpul akan di bawa oleh transporter ke PT prasada pemusnah limbah industri di Cilengsi Bogor. Menurutnya, perusahaan tersebut telah memiliki izin operasi.

"Dengan adanya pembangunan incenerator, tidak akan ada pencemaran udara. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan bahaya ... Baca halaman selanjutnya