Satu Pleton Brimob Polda Sumbar Disiagakan di Pasaman

"satu pleton itu dibagi dua untuk masing-masing kantor. Dikwatirkan massa akan melakukan penyerangan ke markas polisi, makanya Brimob dari Polda Sumbar disiagakan"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Satu pleton anggota Brimob Polda Sumatera Barat (Sumbar) disiagakan di markas Polres Pasaman dan Polsek Dua Koto untuk mengantisipasi terjadi kerusuhan lanjutan terkait tambang emas di Simpang Tonang.

"Satu pleton personil Brimob sudah siaga di kantor Polres dan kantor Polsek Dua Koto. Mereka hanya untuk antisipasi saja bukan untuk dikerahkan ke lapangan" tegas Kapolres Pasaman, AKBP. Hasanuddin pada KLIKPISITIF di kantor bupati setempat.

BACA JUGA: Pasca Kericuhan, Tambang Emas di Dua Koto Pasaman Ditutup Sementara

Hasanuddin menambahkan, satu pleton itu dibagi dua untuk masing-masing kantor. Dikwatirkan massa akan melakukan penyerangan ke markas polisi, makanya Brimob dari Polda Sumbar disiagakan.

"Kita selalu meminta kepada seluruh masyarakat agar menahan diri dan jangan makn hakim sendiri. Bagi masyarakat yang tidak berkepentingan diharapkan tidak melalui jalan Simpang Tenang" sebutnya.

BACA JUGA: Kericuhan di Pasaman, Kapolres: Dua Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Pantauan KLIKPOSITIF, saat ini Bupati Pasaman, Yusuf Lubis bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sumbar, Dinas ESDM Sumbar. Kemudian Kapolres Pasaman, AKBP. Hasanuddin bersama sejumlah pejabat terkait Pemkab Pasaman.

Para pejabat Pemprov Sumbar bersama Bupati Pasaman dan Forkominda membicarakan persoalan yang terjadi di Kecamatan Dua Koto. (Man St Pambangun)