Legislator Kritik Informasi Sumir Status Merapi dari BMKG

"Ternyata mereka lebih memilih tetap tinggal di sekitar Merapi dibanding daerah gempa. Alasannya, kalau gempa tidak ada tanda-tandanya, kalau Merapi ada tanda-tandanya, batuk-batuk dulu. Ini sebuah pemahaman yang sangat mendasar warga Yogya dan Jateng"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF -- Legislator Kritik Informasi Sumir Status Merapi dari BMKGAnggota Komisi VIII DPR RI Achmad Mustaqim mengkritik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menetapkan status Gunung Merapi Siaga I, tapi dalam tempo singkat meningkat dalam posisi Waspada.

Informasi sumir yang sempat diutarakan BMKG setempat, biasanya kalau posisi yang diakibatkan oleh sebuah penumpukan siklus kawah biasanya tidak berlangsung lama dan biasanya tidak meningkat statusnya.

“Ternyata terbukti, muncul erupsi lagi yang menjadikan posisinya naik ke Waspada. Karena itu BMKG juga harus waspada betul dengan pernyataan yang disampaikan ke publik, tidak begitu saja terpaparkan. Harus punya analisa tambahan terhadap kemungkinan lain. Ini terbukti dalam hitungan hari, cepat berubah, makanya harus ada statement untuk segera dikomunikasikan,” kata Mustaqim kepada awak media di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu.

Namun demikian, politisi PPP ini bersyukur bahwa masyarakat DI Yogyakarta dan Jawa Tengah sudah sangat mafhum dengan kondisi Merapi. Meski Merapi adalah gunung berapi paling aktif di dunia, di kalangan masyarakatnya berkembang anekdot, pilihannya mana antara erupsi Merapi dengan gempa bumi untuk menentukan tempat pindah.

“Ternyata mereka lebih memilih tetap tinggal di sekitar Merapi dibanding daerah gempa. Alasannya, kalau gempa tidak ada tanda-tandanya, kalau Merapi ada tanda-tandanya, batuk-batuk dulu. Ini sebuah pemahaman yang sangat mendasar warga Yogya dan Jateng, bisa dikatakan sudah memiliki alarm sendiri,” tukasnya.

Dia berharap, kewaspadaan ini sebagai bentuk rasa tanggung jawab dari aparat sekaligus antisipasi bagi warga untuk melihat perkembangan erupsi Merapi. Intinya warga sekitar harus lebih waspada lagi supaya kasus meninggalnya juru kunci Gunung Merapi Mbah Marijan tidak menimpa orang lain.

Terkait bantuan bagi para pengungsi, politisi dapil Jawa Tengah ini ... Baca halaman selanjutnya