Sidang Kasus Pembakaran Mobil di Solok Dipadati Masyarakat

"Kali ini sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi"
Suasana sidang kasus pembakaran mobil di PN Koto Baru Solok. (KLIKPOSITIF)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Kasus pembakaran mobil operasional PT. Hitay Daya Energi pada November 2017 lalu kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Kotobaru, Kamis (24/5). Kali ini sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Pantauan KLIKPOSITIF, sidang dipimpin Hakim Ketua Devri Andri dan didampingi dua hakim anggota. Sebanyak lima dari enam orang saksi dihadirkan untuk didengarkan keterangannya dalam kasus yang menjerat tiga terdakwa itu.

Seperti biasa, sidang senantiasa ramai dengan masyarakat dan kerabat terdakwa. Ruang sidang utama tempat digelarnya sidang dipenuhi masyarakat. Jalannya sidang sejak pagi itu juga turut dikawal oleh puluhan personil Polres Arosuka.

Kelima saksi yang didengar kesaksiannya atas kasus pembakaran mobil operasional milik PT Hitay merupakan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Saksi yang dihadirkan oleh JPU tersebut merupakan saksi yang ada dalam berkas perkara.

JPU Hartono menjelaskan, dalam kasus dugaan pembakaran mobil operasional milik PT Hitay Daya Energi terdapat tiga berkas perkara berbeda untuk tiga orang terdakwa. Masing-masing saksi memberikan keterangan untuk ketiga berkas secara maraton.

Rencananya, sidang akan dilanjutkan kembali pada Kamis (31/5) depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Menurut Hartono, pada sidang pekan depan itu, pihaknya akan berupaya menghadirkan seluruh saksi, termasuk Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin.

"Pada sidang sebelumnya sudah dipanggil, cuma karena berhalangan belum memberikan keterangan, kita upayakan Kamis besok datang semua," terang Hartono.

Sementara itu, dari pihak terdakwa dihadiri oleh sejumlah Penasehat Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang. Sidang yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu usai menjelang Ashar.

Sebelumnya, polemik penolakan pembangunan proyek geothermal di Nagari Batu ... Baca halaman selanjutnya