Pembangunan Pasa Ateh Bukittinggi Dimulai Setelah Lebaran

"Jika berkenan, Presiden Joko Widodo yang akan melakukan ground breaking"
Desain Pasa Ateh yang akan dibangun setelah lebaran (Kementerian PUPR)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bakal membangun kembali bangunan Pasa Ateh, Kota Bukittinggi yang terbakar pada akhir Oktober 2017 lalu.

Bagi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pembangunan kembali Pasa Ateh (Pasar Atas) merupakan tanggung jawab bersama (Pemprov, Kementerian).

Untuk pembangunan sendiri, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan, pengerjaan pembangunan dilakukan usai lebaran 2018 nanti.

"Jika berkenan, Presiden Joko Widodo yang akan melakukan ground breaking. Namun jika berhalangan, tetap akan dimulai pembangunannya dan kemungkinan beliau akan meninjau saat proses pembangunan berjalan," katanya.

Menurut dia, keberadaan Pasa Ateh bagi kota kelahiran proklamator Bung Hatta tersebut cukup penting. Selain bernilai sejarah, pasar tersebut juga menunjang kegiatan pariwisata Bukittinggi.

Selama pembangunan, pada tahun 2018, Kementerian PUPR telah menyiapkan anggaran sebesar Rp59 miliar untuk memulai pembangunan fisik, dan selanjutnya untuk tahun depan dianggarkan sebesar Rp295 miliar.

"Hampir Rp355 miliar untuk renovasi (total) pasar dari APBN sesuai perintah Pak Presiden. Tapi desainnya sebagian dari Pemerintah Kota Bukittinggi," sebut dia.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk pekerjaan bangunan gedung Pasar Atas seluas 39.200 meter persegi dan dapat menampung kios ukuran 3x4 meter sebanyak 763 unit, lapak 1,5x2 meter sebanyak 542 unit, dan parkir 400 kendaraan roda 4.

Pasar ini nantinya akan memiliki tiga lantai dan satu basement untuk parkir kendaraan.

Endra menambahkan, rekonstruksi Pasar Atas menggunakan desain baru dengan konsep green bulding dengan sirkulasi yang lebih baik.

"Kebakaran yang kemarin terjadi, salah satunya karena sirkulasi udaranya jelek, sehingga api cepat sekali menjalar. Target selesai pembangunannya November 2019," jelas ... Baca halaman selanjutnya