Satgas Pangan Sumbar Pantau Harga Pasar, Ini Hasilnya

"Kegiatan, katanya akan digelar setiap pekannya."
Satgas Pangan Sumbar Pantau harga barang di Pasar Raya Padang (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Satuan Tugas (Satgas) Pangan Sumbar memantau harga pasar, Jum'at 25 Mei 2018, di Pasar Raya Padang. Hasilnya, Satgas klaim stok barang stabil, dan harga cenderung turun.

"Seperti bawang, dan cabai itu harganya cenderung turun. Rata-rata hingga 20 persen. Untuk beras stok aman," ungkap Ketua Satgas Pangan Sumbar, Kombespol Margianta, Jum'at 25 Mei 2018. Kegiatan, katanya akan digelar setiap pekannya.

Direktur Reskrimsus Polda Sumbar ini menyebut, harga seperti cabai dan bawang mengalami penurunan disebabkan pembeli berkurang. Untuk cabai harga per kg, rata-rata antara Rp20 hingga Rp28 ribu.

"Stok barang berjalan lancar. Karena sepi, harga malah turun," ujarnya.

Katanya, stok beras untuk jenis beras Jawa dan beras Bulog cenderung tidak laku, bahkan tidak dijual. Hal itu disebabkan mayoritas orang Sumbar memang memilih beras lokal Sumbar.

"Mayoritas orang Minang, memiliki lidah Minang. Beras Jawa tidak jual, tidak laku, peminat kurang, termasuk beras bulog," ungkapnya.

Kepala Divre Bulog Sumbar, Suharto Djabar membenarkan beras Bulog yang disediakan sebesar 15 ribu ton kurang diminati masyarakat Sumbar. Untuk itu, ke depan bulog hadir dengan kualitas beras yang lebih baik, dengan berbagai pilihan masyarakat.

Meski demikian, untuk jelang Idul Fitri, meski tidak menyeluruh, bulog akan tetap melakukan operasi pasar.

"Tetap operasi pasar, tapi tidak menyeluruh. Yang membutuhkan pilihan beras murah kita akan hadir," ungkapnya.

Untuk OP, katanya akan disiapkan beras dengan kemasan dari berat 1, 5, dan 10 kg. Katanya, untuk harga, Bulog menetapkan beras medium seharga Rp9450, dan premium Rp10 ribu.

"Sementara waktu persediaan pasar relatif aman. Karena persediaan pasar cukup, persediaan distributor ke konsumen juga cukup lancar," pungkasnya.

[Cecep Jambak]