Amnasmen Kembali Jabat Ketua KPU Sumbar

"ini sekaligus menunjukan kita di Sumbar menjunjung azaz musyawarah mufakat. Kembali dipilihnya Amnasmen jadi ketua juga didasari kepercayaan bersama para komisioner"
Logo KPU (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF - Amnasmen kembali menjabat ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar. Hal ini pertama kalinya terjadi di KPU Sumbar jabatan ketua diemban dua periode oleh Amnasmen. Terpilihnya putra Solok tersebut melalui musyawarah internal komisioner yang lulus seleksi.

Koordinator Divisi Perencanaan dan Data Nova Indra saat dihubungi mengatakan, terpilihnya kembali Amnasmen jadi Ketua KPU Sumbar periode 2018-2023 itu karena pengengalaman memimpin KPU Sumbar sebelum ini. Pemilihan ketua baru lakukan secara musyawarah bukan voting.

"Ini sekaligus menunjukan kita di Sumbar menjunjung azaz musyawarah mufakat. Kembali dipilihnya Amnasmen jadi ketua juga didasari kepercayaan bersama para komisioner, termasuk ingin mengetahui kembali komitmen ketua baru itu terhadap KPU Sumbar dan KPU kabupaten Kota," jelas Nova Indra. 

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris KPU Sumbar, Firman yang ikut hadir dalam rapat pleno penetapan ketua KPU Sumbar terpilih. Ia mengatakan, pemilihan jabatan ketua yang baru ini berjalan cukup lancar, empat komisioner yang baru sepakat meminta Amnasmen menjadi ketua kembali.

Sekretaris KPU Sumbar ini menambahkan selain memilih ketua, juga dilakukan pembagian divisi yang ada di KPU Sumbar. Untuk Divisi Hukum dipegang oleh Ketua KPU Sumbar terpilih yakni Amnasmen.

Untuk diketahui Pelantikan lima orang komisioner KPU Sumbar periode 2018-2020 ini dilaksanakan Kamis, (24/5) lalu di Hotel Borobudur Jakarta bersama sejumlah provinsi lainnya di Indonesia. Untuk Divisi Hukum dipegang oleh Ketua KPU Sumbar terpilih yakni Amnasmen, sementara Divisi Teknis dipegang Iswaryani, Divisi Keuangan, Umum dan Logistik diisi oleh Yanuk Sri Mulyani. Kemudian untuk Divisi Perencanaan dan Data kembali ke tangan Nova Indra. Sedangkan Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM dipegang oleh Gebril Daulai.

(Joni Abdul Kasir)