Longsor dan Banjir di Agam, Seorang Balita Meninggal Dunia

"Bocah berumur 4 tahun meninggal dunia akibat tertimbun material longsoran"
Personel BPBD Agam memantau dampak cuaca buruk (BPBD Agam)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Hujan yang mengguyur Kabupaten Agam semenjak Sabtu 26 Mei 2018 hingga Minggu 27 Mei 2018 pagi telah mengakibatkan terjadinya banjir dan longsor di empat titik. Akibat kejadian itu, seorang anak dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.

Kalaksa BPBD Agam Lutfi didampingi Kabid KL Wahyu Bestari menyebut, korban meninggal dunia itu adalah Ahmad Mufadel Afif dengan alamat di Kasiak Jorong Baruah Nagari Padang Tarok Kecamatan Baso.

"Longsor terjadi pada Sabtu 26 Mei 2018 sekitar pukul 11.30 WIB di Jorong Baruah Nagari Padang Tarok Baso, dan membuat seorang bocah 4 tahun bernama Ahmad Mufadel Afif menjadi korban akibat tertimbun pasir runtuhan," ujar Lutfi, Minggu 27 Mei 2018.

Lutfi melanjutkan, pada pukul 21.00 WIB, terjadi banjir di Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua karena melimpahnya air dari drainase dan menggenangi pemukiman warga.

"Pada pukul 21.30 WIB, dapat informasi juga terjadi banjir di Kecamatan Tanjung Mutiara, dan ada jalan yang terputus total di Bukit Malintang. Kita sudah lakukan penanganan langsung serta melakukan evakuasi korban terdampak," sebut Lutfi.

Selain itu, banjir juga terjadi di Kecamatan Tanjung Mutiara di Gasan Kaciak akibat hujan deras berkepanjangan pada pukul 23.00 WIB.

"Kita lakukan penanganan lebih lanjut bersama pihak terkait lainnya," sambungnya.

Lutfi sangat mengharapkan kewaspadaan penuh dari masyarakat, mengingat cuaca di Kabupaten Agam sejak beberapa hari terakhir sering diterpa hujan deras dengan durasi yang cukup lama.

[Hatta Rizal]