Nama Pahlawan Ini Diusulkan Jadi Nama RSUD Solok

"Hendra berharap tidak hanya sebatas pergantian nama, namun juga dengan peningkatan pelayanan "
RSUD Solok (Rsudsolok.sumbarprov.go.id)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok diusul ganti nama menjadi RSUD Mohammad Natsir.

Usulan berbentuk Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), terapung dalam rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Senin 28 Mei 2018.

Usulan ranperda disampaikan Sekretaris Provinsi Sumatera Barat, Ali Asmar bersama penyampaian dua Ranperda lain, yakni Ranperda perubahan Perda no 1 tahun 2015 tentang Retribusi Perizinan Tertentu, dan Ranperda tentang Perubahan atas Perda no 13 tahun 2012 tentang RTRW Sumbar.

"Ketiga Ranperda yang diusulkan telah masuk dalam Propemperda Provinsi Sumbar tahun 2018. Dengan demikian, proses pembahasan telah dapat diagendakan dalam rapat Badan Bamus," ungkap Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim.

Terkait penamaan RSUD Solok menjadi RSUD Mohammad Natsir, Hendra berharap tidak hanya sebatas pergantian nama, namun juga dengan peningkatan pelayanan rumah sakit pada masyarakat.

"Kami berharap dengan perubahan nama, juga berdampak pada peningkatan pelayanan," ujarnya.

Perubahan nama sendiri diusulkan agar tidak terjadi kebingungan di tengah masyarakat. Hal itu mengingat Pemko Solok juga membangun rumah sakit Kota Solok.

"Tujuannya, agar tidak membingungkan masyarakat yang akan melakukan pengobatan di RSUD Solok. Maka nomenklatur RSUD Solok perlu dirubah," pungkasnya.

RSUD Solok sendiri merupakan rumah sakit yang dinaungi pemprov Sumbar. RSUD yang memiliki 240 ruangan ini terletak di Jl. Simpang Rumbio, Solok.

[Cecep Jambak]