Sidang Paripurna DPRD Sumbar di Bulan Puasa Diwarnai Kursi Kosong

"Usai dibuka, rapat langsung diwarnai instruksi, karena banyak anggota dewan yang absen"
Suasana sidang paripurna DPRD Sumbar dan fisik kehadiran anggota dewan. (KLIKPOSITIF/Cecep Jambak)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) Sumbar, menggelar rapat Paripurna, Rabu 30 Mei 2018. Usai dibuka, rapat langsung diwarnai instruksi, karena banyak anggota dewan yang absen.

Pantauan KLIKPOSITIF, kran instruksi pertama keluar dari Ketua Fraksi Partai Gerindra, Hidayat. Hidayat meminta pimpinan rapat yakni, Arkadius Dt Intan Bano untuk membacakan kehadiran anggota yang memang telah di SK-kan oleh pimpinan DPRD.

Dari 65 total anggota dewan, tampak hanya 31 anggota dewan hadir. Namun setelah dibacakan absensi oleh pimpinan, total anggota dewan yang hadir sebanyak 35 orang.

Hal itu disebabkan ketidaksingkronan antara absensi dan anggota yang hadir. Ada anggota yang hadir, namun tidak ada dalam absensi. Sebaliknya, tercatat dalam absensi, namun tidak dihadiri oleh anggota.

Setelah Hidayat, anggota lainnya juga melakukan instruksi. Ada yang meminta sidang dilanjutkan dan ada yang meminta sidang di skorsing. Ada juga yang meminta, jika enam kali berturut turut, maka anggota dewan itu dapat dilaporkan ke partai untuk di PAW.

Setelah sepakat untuk membacakan kehadiran, sebelum gelaran pada rapat paripurna selanjutnya, Arkadius Dt Intan Bano akhirnya melanjutkan sidang. Sidang sendiri beragendakan penyampaian jawaban DPRD atas tanggapan gubernur terhadap ranperda tentang perlindungan konsumen serta agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap tiga ranperda.

[Cecep Jambak]