Bupati Mentawai Apresiasi Kemandirian Nelayan Tradisional

"meskipun program pemberdayaan nelayan melalui dinas perikanan masih tetap ada, bukan berarti nelayan hanya menunggu"
Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet melepas tali sebagai tanda Launching KM. Rahmat GT 5 milik Basrizal di Dermaga TPI Tuapejat (Humas Mentawai)

MENTAWAI, KLIKPOSITIF - Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet berikan apresiasi kepada Basrizal (33) salah seorang nelayan Tuapejat yang dengan tekun menabung dan berhasil membeli satu unit kapal penangkap ikan.

"Ini satu contoh, bahwa nelayan Mentawai harus seperti saudara Basrizal ini mempunyai semangat tinggi dan rasa kepedulian, saya salut dan tadi saya launching langsung kapalnya, " Ujar Yudas Sabaggalet usai melaunching kapal milik Basrizal yang diberi nama KM.Rahmat di dermaga TPI Tuapejat, Rabu, (29/5).

Menurut Yudas, meskipun program pemberdayaan nelayan melalui dinas perikanan masih tetap ada, bukan berarti nelayan hanya menunggu, tapi bisa secara mandiri berupaya untuk meningkatkan hasil tangkap ikannya," Sekali lagi ini sebagai contoh bagi nelayan lainnya, jadi tidak selalu menunggu bantuan, meskipun program pemberdayaan nelayan itu tetap ada di dinas," kata Bupati.

Sementara Basrizal, yang kesehariannya berjualan ikan dengan membuka lapak ikan di TPI Tuapejat itu menuturkan, keinginannya memiliki kapal ikan sendiri didasari rasa keprihatinan, pasalnya selama ini pasokan ikan di TPI Tuapejat hanya menunggu datangnya kapal ikan dari Padang, atau kapal ikan dari nelayan diluar Mentawai.

"Selama ini kan kita hanya menunggu kapal ikan dari Padang, jadi saya berpikir bagaimana kalau saya bisa beli kapal terus nelayan disini bisa cari ikan dengan kapal ini, jadi tidak tergantung kapal dari Padang," tutur Basrizal yang kesehariannya akrab dipanggil Ujang itu.

Kapal kayu tipe GT. 15 yang bisa memuat 4 sampai 5 ton ikan dan dibeli Basrizal seharga Rp. 50 jutaan itu
menurut rencana akan di operasionalkan oleh 9 nelayan asli Mentawai. 

"Sudah ada 9 nelayan dari Pogari, Matobe, dan SP2, pokoknya nelayan asli sini nanti yang akan menjalankan kapal ini, " Ujar Basrizal.

Meskipun hanya kapal bekas, namun Basrizal berharap kapal yang dibelinya itu dapat dimanfaatkan secara ... Baca halaman selanjutnya