Gubernur Larang ASN Gunakan Mobnas untuk Lebaran

"Hal itu telah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 2 tahun 2009 tentang penggunaan kendaraan dinas"
Mobnas yang terparkir di halaman Kantor Gubernur Sumbar. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan mobil dinas kantor guna keperluan pribadi selama mudik Lebaran.

"Masih sama dengan aturan yang lama, mobil dinas dilarang digunakan untuk mudik," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno usai melaksanakan Safari Ramadhan pada 1 Juni lalu.

Irwan menjelaskan aturan larangan pemakaian mobil dinas selama lebaran sudah ada dalam Pergub, bahkan sudah ada sejak zaman Gubernur Gamawan Fauzi. Dan belum ada perubahannya. Hal itu telah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 2 tahun 2009 tentang penggunaan kendaraan dinas.

"Aturannya sudah jelas, bahwa mobil dinas hanya boleh digunakan untuk keperluan pekerjaan. Bukan untuk dipakai selama mudik lebaran," katanya.

Walau dilarang, namun ada pengecualian mobil dinas yang diperbolehkan kendaraan yang perlu siaga. Diantaranya, kendaraan lapangan Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, Dinas Satpol PP dan Damkar serta mobil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Kendaraan seperti itu perlu siaga walaupun saat hari libur. Jadi tetap boleh beroperasi saat leba­ran. Begitu juga dengan ASN-nya, tetap stanby saat libur," tutur kader PKS tersebut.

Terpisah, Kepala Biro Umum Setdaprov, Herzadi L menyebutkan, terkait dengan adanya larangan membawa mobil saat mudik lebaran, maka ASN dapat memarkirkan mobil dinas di parkiran kantor gubernur maupun dikantor masing-masing OPD.

"Untuk kendaraan dinas, ASN dapat memarkirnya di kantor gubernur, karena disini lokasi parkir sangat luas dan aman. Serta, di kantor masing-masing OPD yang ada garasinya. Baik. Bisa juga serahkan kepada koordinator yaitu Pak Asril staf Biro Umum," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF.

[Joni Abdul Kasir]