Diduga Cekcok dengan Istrinya, Pemuda Indarung Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Tim identifikasi Polresta Padang tengah melakukan olah TKP terhadap jasad diduga bunuh diri
Tim identifikasi Polresta Padang tengah melakukan olah TKP terhadap jasad diduga bunuh diri (Riki S/KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF - Diduga cekcok dengan istrinya, seorang pemuda di Perumahan HO III, Kelurahan Indarung , Lubuk Kilangan , Kota Padang , bernama Heru Fedrian, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumah orangtuanya, Jalan Kedondong, Senin, 4 Juni 2018 malam.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian dari Polsek Lubuk Kilangan bersama tim identifikasi Polresta Padang, masih melakukan olah tempat kejadian, dan memintai keterangan sejumlah warga sekitar, termasuk pihak dari keluarga Heru yang akrab disapa Barat tersebut.

baca juga: Tingkatkan Kunjungan Wisatawa, Perumda PSM Benahi Pantai Air Manis

"Dugaan sementara bunuh diri . Namun untuk memastikannya, petugas identifikasi masih melakukan olah tempat kejadian. Penyebabnya didalami, tapi warga sekitar menyebut dia sempat cekcok dengan istrinya, tapi kami tak bisa memastikan itu penyebabnya," kata Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Desfami Erianyo di lokasi kejadian, Selasa, 5 Juni 2018 sekitar pukul 00.30 WIB dinihari.

Informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF .com di lokasi kejadian, dugaan bunuh diri itu diketahui sekitar pukul 22.45 WIB oleh istrinya yang ketika itu ingin menemui Heru di rumah orangtuanya. Namun pintu rumah terkunci dari dalam. Istrinya sempat memanggil-manggil dari luar, tapi tak ada sahutan dari dalam.

baca juga: Pandemi COVID-19, Hotel di Padang Ini Sempat Jualan Takjil untuk Tutupi Biaya Operasional

Merasa curiga, istrinya kemudian meminta bantuan beberapa warga sekitar untuk mendombrak pintu utama rumahnya. Begiu pintu didobrak, istrinya langsung kaget begitu melihat jasad suaminya tergantung dengan kain di konsen pintu kamar rumahnya.

Istrinya kemudian berteriak mintak tolong hingga akhirnya, teriakan tersebut didengar warga sekitar. Kemudian, puluhan warga pun mendatangi rumah orangtua pria berusia 35 tahun itu yang sehari-hari bekerja sebagai buruh.

baca juga: Bertambah 11, Kasus Positif COVID-19 Sumbar Jadi 594 per 4 Juni

Hanya hitungan menit, pesan berantai tentang kematian Heru yang diduga bunuh diri pun sampai ke warga-warga lainnya. Akibatnya, jumlah warga yang berdatangan ke rumah orangtua Heru pun terus bertambah hingga mencapai ratusan orang.

Menurut keterangan beberapa warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya, membenarkan beberapa waktu lalu Heru berkelahi dengan istrinya. Namun apa masalahnya, warga tersebut enggan menjelaskannya.

baca juga: Belajar Dari Pasar Raya Padang, Swab Tes Akan Dilakukan Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Payakumbuh

"Kemungkinan bisa jadi karena cekcok dengan istrinya, sehingga membuat Heru ini nakat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Apa masalahnya dia bertengkar sama istrinya, saya kurang tahu. Tadi juga ada beberapa warga yang bilang kalau Heru ini sebelumnya, sempat bilang pada istrinya kalau dia akan bunuh diri ," ujarnya.(*)

Penulis: Riki S