10 Bus Angkutan Umum di Pasaman Tidak Layak Beroperasi

"Dinas Perhubungan memeriksa sebanyak 30 bus"
Pemeriksaan kelayakan bus angkutan di Pasaman (KLIKPOSITIF/Man St Pambangun)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Dinas Perhubungan Pasaman melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah bus angkutan umum di daerah tersebut. Hal itu digunakan untuk memastikan kelancaran mudik lebaran di Pasaman ke daerah lain ataupun sebaliknya.

Kepala Dinas Perhubungan Pasaman, Asril Amir mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bidang Lalin dan angkutan Barang bekerjasama dengan Satlantas Polres Pasaman, serta pihak kesehatan.

"Kelaikan jalan kendaraan dilihat dari pengecekan kendaraan, rem, kestabilan roda, maupun berat kendaraan jika dinyatakan layak, maka bisa digunakan untuk mengangkut penumpang maupun barang," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Perhubungan memeriksa sebanyak 30 bus, dan dari hasil pengecekan kondisi bus serta izin trayek, sebanyak 10 bus dinyatakan tidak layak jalan atau beroperasi.

"Dari 30 an bus yang diperiksa, ditemukan sekitar 10 unit bus tidak laik jalan. Diantaranya tidak KIR, tidak izin trayek dan asuransi kadaluarsa," kata Kepala Bidang Lalin Dinas Perhubungan, Zulfahmi pada KLIKPOSITIF.

Sebanyak 10 bus yang tidak layak itu, tambah Asril tersebut kemudian tetap diberikan kesempatan memperbaiki kendaraannya agar bisa kembali beroperasi.

"Untuk administrasinya tentu harus dilengkapi dengan surat-surat kendaraan, dan pemeriksaan kelayakan teknis kendaraan seperti kondisi ban, rem, spion dan banyak yang lainya," pungkas dia.

Hanya saja, Zulfahmi menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas bus yang melanggar aturan layak jalan tersebut dengan ancaman penghentian operasi. Sedangkan yang layak beroperasi mendapatkan tanda pengenal resmi dari Dishub.

[Man St Pambangun]