Si Jago Merah Hanguskan Beberapa Rumah di Mentawai

Api tampak menghanguskan bangunan
Api tampak menghanguskan bangunan (Humas Pemkab Mentawai)

MENTAWAI , KLIKPOSITIF - Kebakaran melanda sejumlah bangunan di belakang dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Jalan Raya Tuapejat KM 4 Sipora Utara Mentawai , Senin (4/6).

Berdasarkan informasi yang berkembang di lokasi, peristiwa kebakaran perumahan panggung yang terbuat dari kayu itu untuk sementara diduga terjadi akibat arus pendek listrik (konsleting).

baca juga: Rumah Sakit Yang Akan Dijadikan Rujukan COVID-19 di Mentawai Rusak Parah

Juned (35) salah satu Pegawai Dinas PUPR Mentawai yang sedang sibuk beraktivitas terkejut melihat api yang sudah membesar, ia memperkirakan kebakaran terjadi pada pukul 10:30 Wib, berselang satu jam kemudian rumah itu hangus dijilati api.

"Kami di Dinas PU terkejut, api cepat sekali membesar, " kata Juned.

baca juga: Masuk Mentawai Harus Bebas Corona, Wagub Sumbar Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

Bahkan kata Juned, karena dekatnya Kantor PUPR dengan Rumah yang terbakar itu, sejumlah staf pegawai PUPR mengeluarkan sejumlah Aset seperti Komputer dan berkas dokumen berharga lainnya.

Tak hanya Dinas PUPR, hampir seluruh pegawai yang beraktivitas di seputar lokasi kejadian berhamburan keluar dan menyaksikan langsung kejadian tersebut.

baca juga: Kabar Baik, Penambahan Positif Corona di Sumbar Nihil per 29 Mei

Sementara itu, Asmen Simanjorang Sekretaris PUPR Mentawai mengatakan bahwa secara kasar diperkirakan kerugian akibat kebakaran itu mencapai ratusan juta rupiah.

"Bangunan ini sudah dihuni oleh pegawai Pemda sudah cukup lama, kira- kira sudah sejak awal berdirinya Kabupaten Mentawai inilah, " ujarnya

baca juga: Ditengah Pandemi COVID-19, Tahanan Polres Sijunjung Asal Mentawai Jadi Mualaf

Asmen mengatakan, bangunan kayu berbentuk panggung yang ludes dilalap si jago merah itu terdiri 6 ruangan, satu ruang difungsikan untuk menyimpan arsip dinas PUPR, dan 3 ruang lainnya digunakan untuk tempat tinggal para pegawai PUPR yang belum mendapatkan tempat tinggal.

Selain Arsip, kata Asmen, tak ada barang perkakas rumah yang bisa diselamatkan, karena api begitu cepat menghanguskan perumahan itu.

"Termasuk ijazah dan Surat berharga lainnya tidak terselamatkan, nanti kita akan cari solusi dan bantuan untuk korban kebakaran," Ungkapnya

Dinas Pemadam Kebakaran Mentawai yang hanya memiliki 1 unit mobil pemadam kebakaran, baru bisa memadamkan api dilokasi kebakaran kira-kira 2 jam kemudian, itupun setelah dibantu dua unit mobil truk tangki air Dinas PUPR dan BPBD Mentawai .

Sampai saat ini kasus kebakaran itu masih ditangani pihak kepolisian Mentawai , namun dipastikan tidak ada korban jiwa. [Dio]

Penulis: Khadijah