Jalani Hukum Adat, Puluhan Suku Anak Dalam Ditemukan Warga Pessel dalam Semak

"Suku Anak Dalam sudah melakukan perjalanan berhari-hari dari tempat asalnya"
Suku Anak Dalam (Ist)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 25 orang dari Suku Anak Dalam, tiba di Kampung Padang Laban, Nagari Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dengan kondisi lemas, Selasa 5 Juni 2018.

Rombongan Suku Anak Dalam yang mengaku asal Muaro Bungo Jambi ini, tiba di Kampung Laban sekitar pukul 16.00 WIB. Lengkap dengan membawa sejumlah peralatan seperti, kardus, galon air dan baju ganti yang sebagiannya masih tergolong anak-anak.

Kapolsek Ranah Pesisir, Iptu Asmardi memperkirakan rombongan Suku Anak Dalam sudah melakukan perjalanan berhari-hari dari tempat asalnya. Hingganya, sesampai di Kampung Padang ditemukan warga dalam kondisi lemas dengan beristirahat di semak-semak.

"Benar, pertamakali mereka ditemukan warga di Kampung Laban. Dan sudah dibawa ke kantor Camat Ranah Pesisir, untuk numpang istirahat sementara," sebut Iptu Asmardk Abas pada KLIKPOSITIF saat dihubungi terpisah.

Asmardi Abas menyebutkan, dalam perjalanannya tiba di Kampung Laban, para rombongan anak Suku Dalam ini akan melanjutkan perjalan ke Bengkulu. Belum diketahui pasti apa tujuannya ke Bengkulu.

"Dari cerita mereka. Mereka sedang melakukan pengungsian adat. Karena menurut mereka, kalau ada salah satu dari keluarga besar mereka meninggal mereka harus melakukan perjalanan selama 1 bulan," terangnya.

Kendati sudah diamankan ke kantor Camat Ranpes, para rombongan Suku Anak Dalam ini sempat menjadi sorotan warga. Sebab, dengan kondisi mereka yang kumuh mengundang perhatian warga untuk mengetahuinya.

[Kiki Julnasri]