Bolos di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, ASN akan Disanksi

"Mulai dari sanksi ringan, sedang dan berat akan kami berikan kepada yang nakal"
Sekda Provinsi Sumbar, Ali Asmar. (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemerintah telah menetapkan cuti bersama libur lebaran dari tanggal 11 hingga 20 Juni. Artinya terhitung tanggal 8 sampai 20 Juni, aparatur sipil negara (ASN) sudah bebas tugas. Sebab, tanggal 8 itu bertepatan dengan hari sabtu.

Hal itu membuat cuti bersama libur lebaran terasa sangat panjang. Namun, hal itu jangan sampai membuat ASN berleha-leha masuk di hari pertama kerja. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) tegas akan memberikan sanksi kepada ASN yang terlambat atau tidak masuk kerja di hari pertama dinas.

Sekda Provinsi Sumatera Barat, Ali Asmar menyebutkan akan memberi sanksi kepada ASN nakal, seperti, menambah-nambah libur alias tidak masuk di hari pertama kerja. Tak hanya itu, pegawai yang terlambat masuk kerja pun akan disanksi sesuai ketentuan.

"Mulai dari sanksi ringan, sedang dan berat akan kami berikan kepada yang nakal. Sebab, sudah melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 53 tentang Disiplin PNS," tegasnya, Rabu 6 Juni 2018.

Bukan hanya gerak sambal, sanksi tersebut akan dilanjutkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) agar bisa memberikan efek jera kepada pegawai yang bersangkutan.

Dilanjutkannya, ASN juga dilarang untuk menyambung cuti lebaran dengan mengambil cuti tahunan sebagai penambah panjang libur. "Terlalu lama libur akan berpengaruh kepada pelayanan. Kita inikan pelayan masyarakat, jika ditambah lagi libur masyarakat bisa tidak terlayani," katanya.

Pihaknya akan menunda semua permohonan yang masuk untuk cuti tahunan yang bersamaan atau bermaksud melanjutkan cuti lebaran dengan cuti tahunan. "Sebagai abdi negara ... Baca halaman selanjutnya