Untuk Pemudik, Ini Jalur Rawan Kecelakaan di Bukittinggi dan Agam

"ada empat lokasi yang rawan kecelakaan atau disebutnya dengan Black Spot dan semuanya berada di Kabupaten Agam"
Pendakian kodok, salah satu lokasi rawan kecelakaan di Agam, (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Bagi pemudik yang hendak pulang atau melintasi wilayah hukum Polres Bukittinggi yang meliputi Kota Bukittinggi dan Agam Timur, sebaiknya mewaspadai jalur-jalur ini. Sebabnya, disinilah jalur yang paling sering terjadi kecelakaan, tak jarang mengakibatkan terjadinya korban jiwa.

Kasatlantas Polres Bukittinggi, AKP Sukur Hendri Saputra kepada KLIKPOSITIF, Kamis 7 Juni 2018 menyebut, ada empat lokasi yang rawan kecelakaan atau disebutnya dengan Black Spot dan semuanya berada di Kabupaten Agam.

Jalur pertama berada di Km 8 Kecamatan Palupuah, tepatnya di sebuah lokasi bernama Pandakian Kodok. Lokasi ini sangat rawan terjadinya kecelakaan karena tanjakan panjang. Jalur ini sangat dikenal oleh sopir truk sebab tak sedikit yang gagal mendaki dan mengakibatkan truknya terbalik.

Selain tanjakan, ancaman lain dari Pendakian Kodok yakni tikungan tajam, tanpa penerangan dan jalan bergelombang. Bagi sebagian orang, jalur ini dianggap berbau mistis dan tak sedikit kecelakaan terjadi di sini.

Jalur berikutnya yang perlu diwaspadai, yakni Km 89 Batagak Kecamatan Banuhampu yang punya turunan tajam dan jalan bergelombang plus licin. Disini, juga minus penerangan jalan. Rata-rata, para pengendara kecelakaan di lokasi karena tidak memahami medan jalan.

Kemudian, Jalan Luruih Kecamatan Baso di Km 14, 17 dan 19. Jalan disini lurus dan lebar, pengendara menjadikannya ajang mengetes kecepatan kendaraan. Sialnya hal inilah membuat celaka, tak terhitung lagi jumlah kendaraan bertabrakan disini. Pameo lokal menyebut lokasi ini sebagai "Labuah Luruih Pangicuah".

Terakhir, Jembatan PLTA Batang Agam Km 22 Kecamatan Baso yang juga dianggap jalur bahaya. Di jalur ini ada tikungan tajam tanpa lampu penerangan dan jalan berlubang. Tak terhitung lagi jumlah korban akibat kecelakaan yang terjadi di jalur ini.

"Mengantisipasi jalur-jalur ini, kita gencarkan sosialiasi di media sosial lalu pemasangan ... Baca halaman selanjutnya